top of page

Peternak Babi Pergi Gerilya

Dengan pasukan kecil dan peralatan seadanya serta harus gantikan kaptennya yang dipancung, Mauritz Christiaan terus melawan tentara Jepang. Dalam kondisi lelah terus diburu Jepang.

loading_historia_white.gif
transparant.png

12 Mar
5 menit membaca

CINLOK (Cinta lokasi), kata orang sekarang. Begitulah yang dialami serdadu muda dari Belanda bernama Anton Frederik Kokkelink saat ditugaskan ke Jawa. Dia terlibat hubungan asmara dengan Elisabeth Steiginga.

 

Namun di saat gejolak asmara muda-mudi itu tengah di puncak, keduanya mesti berpisah. Anton balik ke negaranya pada 1913. Elisabeth yang sedang hamil pun ditinggal di Jawa. Tanpa pernikahan, Elisabeth pada 17 Juni 1913 melahirkan Mauritz Christiaan di Ambarawa.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Tiga bersaudara berjuang mempertahankan kemerdekaan di Kalimantan Barat. Bardan Nadi, yang gugur di tangan tentara Belanda, diingat sebagai pahlawan. Sedangkan jejak kedua saudaranya menghilang di tengah perburuan kaum komunis setelah 1965.
bg-gray.jpg
Sepeninggal mentornya, Henk Sneevliet, Semaoen mengampu panji palu arit. Merapat ke Moskow hingga diasingkan lewat besluit.
bg-gray.jpg
Semaoen membawa Sarekat Islam cabang Semarang ke arah radikal. Pecah kongsi dengan H.O.S. Tjokroaminoto, Semaoen membentuk Sarekat Islam Merah.
bg-gray.jpg
Semaoen dikenal sebagai wartawan yang tajam mengkritik pengusaha kapitalis dan pemerintah kolonial. Akibatnya, dia dipenjara karena delik pers. Selama ditahan, dia menulis Hikajat Kadiroen.
transparant.png
bottom of page