top of page

When Telenovela Stars Visited Indonesia

Several telenovela lead actors made a visit to Indonesia. They were welcomed by thousands of fans and left with unforgettable memories.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Gabriela Spanic visited Indonesia in 1999. (Tabloid Bintang)

18 Mar
11 menit membaca

ANDITYA Restu Aji still remembers what happened a quarter of a century ago. That afternoon, her mother picked her up after school at Marsudarini Elementary School in Yogyakarta. Their plan to go home suddenly changed after the mother of one of Anditya's friends invited them to the town square.


“Let's go to the Post Office and BNI (Yogyakarta Kilometer Zero Point). Paulina is being paraded to Alun-Alun Lor (the North Square)!” she said to Anditya's mother enthusiastically, as recounted by Anditya to Historia.ID.


The people of Yogyakarta flocked to the town square that day. They wanted to see Gabriela “Gaby” Spanic. Gaby's name skyrocketed in the Indonesian public eye after her success starring in the Mexican telenovela La Usurpadora, which aired on TPI in 1999. Gaby Spanic, as reported by Bali Post on April 2, 2000, held a fan meeting and a parade around the city of Yogyakarta on April 2-3, 2000, which coincided with Sunday and Monday. Her visit on the second day was crowded because school children also welcomed her.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Saat memimpin Jakarta, Sudiro dihadapkan pada kondisi berantakan. Putar otak demi pembangunan kota, termasuk cari dana di luar lungsuran dari pusat. Sering pula gagasannya ditolak pemerintah pusat.
bg-gray.jpg
Ahmad Subardjo was born in Karawang to a family of Acehnese and Javanese nobility. The beloved son of a civil service police officer, he moved to Batavia to continue his education at a Dutch school.
bg-gray.jpg
Maria Ullfah became the first female minister in Indonesian history. She handled everything from diplomacy and labor issues to makeup and lipstick.
bg-gray.jpg
Cerita dari Museum Gatot Soebroto di Ungaran. “Rumah Prihatin” yang kaya cerita meski hanya setahun ditinggali sang jenderal.
Upaya membentuk hubungan egaliter lelaki-perempuan sudah dilakukan sejak lama.
Upaya membentuk hubungan egaliter lelaki-perempuan sudah dilakukan sejak lama.
Bukan kali ini saja pandemi mengganggu ibadah haji. Bahkan, pada masa lalu haji dianggap membahayakan.
Bukan kali ini saja pandemi mengganggu ibadah haji. Bahkan, pada masa lalu haji dianggap membahayakan.
Tim kampanye Presiden Nixon memanfaatkan intelijen untuk mengintip jeroan partai pesaingnya. Skandalnya dibongkar informan FBI dan wartawan.
Tim kampanye Presiden Nixon memanfaatkan intelijen untuk mengintip jeroan partai pesaingnya. Skandalnya dibongkar informan FBI dan wartawan.
Kota suci itu pernah merajut perdamaian antaragama di masa awal kekuasaan Arab Islam. Kini konflik peperangan mencabik-cabiknya.
Kota suci itu pernah merajut perdamaian antaragama di masa awal kekuasaan Arab Islam. Kini konflik peperangan mencabik-cabiknya.
Rasa lelah membuat kawan-kawannya ambil jalan pintas, sewa pesawat. Kendati terpilih naik pesawat itu, Dion urung naik karena ongkosnya mahal.
Rasa lelah membuat kawan-kawannya ambil jalan pintas, sewa pesawat. Kendati terpilih naik pesawat itu, Dion urung naik karena ongkosnya mahal.
Seorang pelancong AS yang mabuk mengambil sepotong semangka dan menolak membayar setelah mencicipinya. Memantik perkelahian yang berujung pada kerusuhan yang menewaskan belasan orang.
Seorang pelancong AS yang mabuk mengambil sepotong semangka dan menolak membayar setelah mencicipinya. Memantik perkelahian yang berujung pada kerusuhan yang menewaskan belasan orang.
transparant.png
bottom of page