top of page

Sejarah Indonesia

Advertisement

When Telenovela Stars Visited Indonesia

Several telenovela lead actors made a visit to Indonesia. They were welcomed by thousands of fans and left with unforgettable memories.

18 Mar 2026

Dengarkan artikel

bg-gray.jpg
bg-gray.jpg
camera overlay
camera_edited_30.png

Gabriela Spanic visited Indonesia in 1999. (Tabloid Bintang)

  • 1 jam yang lalu
  • 11 menit membaca

ANDITYA Restu Aji still remembers what happened a quarter of a century ago. That afternoon, her mother picked her up after school at Marsudarini Elementary School in Yogyakarta. Their plan to go home suddenly changed after the mother of one of Anditya's friends invited them to the town square.


“Let's go to the Post Office and BNI (Yogyakarta Kilometer Zero Point). Paulina is being paraded to Alun-Alun Lor (the North Square)!” she said to Anditya's mother enthusiastically, as recounted by Anditya to Historia.ID.


The people of Yogyakarta flocked to the town square that day. They wanted to see Gabriela “Gaby” Spanic. Gaby's name skyrocketed in the Indonesian public eye after her success starring in the Mexican telenovela La Usurpadora, which aired on TPI in 1999. Gaby Spanic, as reported by Bali Post on April 2, 2000, held a fan meeting and a parade around the city of Yogyakarta on April 2-3, 2000, which coincided with Sunday and Monday. Her visit on the second day was crowded because school children also welcomed her.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

Advertisement

Masa Pahit Kesultanan Langkat

Masa Pahit Kesultanan Langkat

Kesultanan paling kaya di masa Hindia Belanda luluh lantak digilas revolusi sosial. Padahal, sang sultan telah menyatakan sumpah setia pada Republik Indonesia.
Menyibak Mitos Haji Djamhari

Menyibak Mitos Haji Djamhari

Penelitian membuktikan bahwa sosok Haji Djamhari sebagai penemu kretek benar-benar ada dan bukan tokoh fiksi.
Dokter Tolong Orang Jawa Dikira Islam

Dokter Tolong Orang Jawa Dikira Islam

Rumahsakit Bethesda Yogyakarta yang masih berdiri hingga kini merupakan buah "kasih" dr. Belanda bernama JG Scheurer.
Supriyadi Masuk Hutan dan Menghilang

Supriyadi Masuk Hutan dan Menghilang

Setelah memimpin pemberontakan PETA di Blitar, Supriyadi masuk hutan dan menghilang. Diduga telah dibunuh Jepang, tetapi dirahasiakan sehingga makamnya tidak ditemukan.
Donny God Bless Kritik Penguasa Generasi Ayahnya

Donny God Bless Kritik Penguasa Generasi Ayahnya

Basis God Bless Donny Fattah pandai menulis lagu dan peduli pada kehidupan bangsanya. Lagunya cukup kritis di era Orde Baru.
bottom of page