- 11 Jul 2025
- 2 menit membaca
Diperbarui: 3 hari yang lalu
KAWASAN Sepanjang di Kecamatan Taman, Kabupaten Sidoarjo amatlah strategis. Selain dekat kawasan industri, ia juga tak sampai 10 kilometer dari Bandara Internasional Djuanda, Surabaya.
Daerah yang berbatasan dengan Karangpilang (Surabaya) dan Kabupaten Gresik ini ada yang menyebut namanya berasal dari nama salah satu panglima orang Tionghoa yang berontak melawan VOC pada 1740.
Sepanjang yang strategis, sudah ramai pedagang di zaman Hindia Belanda. Sebagai kawasan ramai, Sepanjang tentu tak luput dari kejahatan. Terutama pasca-Depresi Ekonomi Dunia (Black Tuesday) tahun 1929 dan awal 1930-an. Pelarian dari Surabaya banyak yang menyasar Sepanjang untuk mencari perlindungan.
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.


















