top of page

Para Raja Luar Jawa dalam Perang Jawa

Dianggap kawan oleh Belanda dan tak mengenal Diponegoro, banyak raja atau kepala masyarakat mengerahkan penduduk mereka melawan Diponegoro dalam Perang Jawa.

loading_historia_white.gif
transparant.png
  • 13 Okt 2025
  • 3 menit membaca

Diperbarui: 2 Mar

BERDAMAI dengan penguasa Hindia Belanda di masa kolonialisme Belanda biasa dilakukan beberapa bangsawan atau pemuka masyarakat dengan tidak menjadi musuh bagi pemerintah kolonial. Bentuknya bisa bermacam-macam, seperti menjadi sekutu dalam perang. Hal itu bisa dilihat antara lain dalam Perang Jawa (1825-1830), ketika militer Belanda membutuhkan pasukan tambahan untuk menghadapi Pangeran Diponegoro.

 

Ketika pecah Perang Jawa, kepala swapraja empat keraton Mataram di Surakarta dan Yogyakarta tak bisa terang-terangan berpihak kepada Diponegoro. Permintaan menyediakan pasukan untuk melawan pengikut-pengikut Diponegoro oleh Belanda mesti mereka turuti. Legiun Pakualam dari Yogyakarta dan Legiun Mangkunegaran dari Surakarta menjadi bagian dari pasukan bantuan (Hulptroepen) asal Jawa itu, yang jelas memerangi orang Jawa pula. Maka ketika menyergap pengikut Diponegoro yang dipimpin Djojo-Mongolo (Joyo Menggolo) di sebuah perbukitan di timur Yogyakarta, dalam pasukan Belanda yang dipimpin Kapten Roeps terdapat Legiun Mangkunegaran dan Barian Sumenep.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Snouck Hurgronje traveled to Jeddah and Mecca to observe and gather information about Muslims in the Dutch East Indies.
bg-gray.jpg
Gerilya di hutan hingga dapat julukan Ratu Rimba Malaya, Shamsiah Fakeh pernah ditangkap di Jakarta pasca peristiwa G30S 1965.
bg-gray.jpg
Sebelum menjadi sentra kuliner seperti sekarang, kawasan Jalan Sabang pernah menjadi tempat nongkrong anak gaul Jakarta hingga tempat mangkal tante-tante kesepian.
bg-gray.jpg
Klub sepakbola yang dibangun komunitas Arab Pekalongan ini tak bisa dianggap remeh. Kendati kerap didera kesulitan finansial, Alhilaal berhasil merengkuh gelar juara.
Penyanyi nyentrik asal Sukabumi sohor di era 1990-an. Sedari remaja, penikmat musik “Ngak Ngik Ngok” ini sudah bermusik.
Penyanyi nyentrik asal Sukabumi sohor di era 1990-an. Sedari remaja, penikmat musik “Ngak Ngik Ngok” ini sudah bermusik.
Chairil Anwar dan Des Alwi jual beli barang bekas. Dari aktivitas itu Sutan Sjahrir memperoleh radio gelap untuk mendengarkan berita kekalahan Jepang.
Chairil Anwar dan Des Alwi jual beli barang bekas. Dari aktivitas itu Sutan Sjahrir memperoleh radio gelap untuk mendengarkan berita kekalahan Jepang.
Mata-mata Barat mengumpulkan kertas yang dijadikan tisu toilet oleh tentara Soviet. Kertas itu berisi informasi penting tentang rencana hingga pengembangan alat tempur.
Mata-mata Barat mengumpulkan kertas yang dijadikan tisu toilet oleh tentara Soviet. Kertas itu berisi informasi penting tentang rencana hingga pengembangan alat tempur.
Dulu sempat cuma dianggap olahraga rekreasi, lantas Prancis berbenah. Denmark sampai Indonesia pun keok dibuatnya.
Dulu sempat cuma dianggap olahraga rekreasi, lantas Prancis berbenah. Denmark sampai Indonesia pun keok dibuatnya.
Prajurit KNIL Kamby desersi menyeberang ke pihak Aceh. Dia sampai pindah agama.
Prajurit KNIL Kamby desersi menyeberang ke pihak Aceh. Dia sampai pindah agama.
Chairil Anwar dan ayahnya wafat di tahun yang sama. Diperingati sebagai hari berkabung di Indragiri dan Hari Puisi Nasional.
Chairil Anwar dan ayahnya wafat di tahun yang sama. Diperingati sebagai hari berkabung di Indragiri dan Hari Puisi Nasional.
transparant.png
bottom of page