- 9 Apr 2025
- 2 menit membaca
Diperbarui: 8 Mar
KETIKA ketika tentara kolonial yang belakangan disebut Koninklijk Nederlandsch Indisch Leger (KNIL) baru didirikan zaman Gubernur Jenderal van den Bosch pada awal 1830-an, tentara kolonial Hindia Belanda itu mempekerjakan perwira-perwira beretnis Jawa. Kinerja mereka cukup baik dalam pertempuran. Maka ada beberapa perwira etnis Jawa itu sampai mendapat bintang dan ksatria dari Kerajaan Belanda.
Mayor Andreas Victor Michiels (1797-1849), veteran Perang Waterloo yang tahun 1832 dilibatkan dalam pemadaman kerusuhan orang-orang Tionghoa di Karawang, Jawa Barat, benar-benar puas pada kinerja mereka. Koran Rotterdamsche Courant tanggal 6 Oktober 1832 menyebut Mayor Michiels memuji bawahan-bawahannya dalam pemadaman kerusuhan orang-orang Tionghoa itu. Tak hanya prajurit Belanda saja yang dipujinya, tapi juga prajurit Jawa yang ikut dengannya.
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.












