top of page

Pasukan Sentot Memadamkan Kerusuhan Tionghoa di Karawang

Kala orang-orang Tionghoa merusuh di Karawang dan Purwakarta, tentara Belanda mengerahkan pasukannya. Mengikutsertakan mantan komandan lapangan Pangeran Diponegoro.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Sentot Alibasah Prawirodirdjo, panglima perang Pangeran Diponegoro, yang digunakan Belanda untuk memadamkan kerusuhan di Purwakarta. (Repro Sentot alias Alibasah Abdulmustopo Prawirodirdjo).

11 Mar 2025
3 menit membaca

Diperbarui: 17 Apr

SETELAH Wanayasa, giliran Purwakarta dijadikan ibukota Kabupaten Karawang pada 1831. Namun di tengah persiapan pemindahan itu, gangguan datang dari para buruh kebun teh asal Tionghoa. Mereka memberontak.


Menurut Rotterdamsche Courant tanggal 15 September 1832, malam tanggal 8, buruh-tani Tionghoa yang baru tiba dari negerinya tetiba berontak dan membakari perusahaan yang bernama Tjilankop (maksudnya Cilangkap, kini masuk Purwakarta). Malam itu juga mereka berjalan kaki menuju ke Purwakarta yang baru dibangun untuk ibukota.


Kendati hampir tidak punya waktu, Residen De Serière bersama keluarganya dan warga Eropa lain di sana berhasil menyelamatkan diri. Semua selamat di Cikao pada 9 Mei pagi. Residen de Serière berkuasa atas Keresidenan Karawang.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Mengapa dosen UI rumahnya di Ciputat, sementara kampusnya di Depok? Begini ceritanya.
bg-gray.jpg
Proyek beras sintetis Tekad menjadi skandal korupsi pada awal pemerintahan Soeharto. Dua pengusaha ditangkap di Jepang.
bg-gray.jpg
It was not without reason that Ahmad Subardjo was nicknamed “The Guarantor of Independence” in Indonesia. However, he was absent when Sukarno proclaimed independence.
bg-gray.jpg
Saat memimpin Jakarta, Sudiro dihadapkan pada kondisi berantakan. Putar otak demi pembangunan kota, termasuk cari dana di luar lungsuran dari pusat. Sering pula gagasannya ditolak pemerintah pusat.
Piala Dunia Wanita bentuk pengakuan FIFA terhadap perjuangan puluhan tahun.
Piala Dunia Wanita bentuk pengakuan FIFA terhadap perjuangan puluhan tahun.
Beragam cara diambil untuk mengakali atmosfer stadion tanpa “pemain keduabelas”. Dari mural kontroversial hingga boneka seks.
Beragam cara diambil untuk mengakali atmosfer stadion tanpa “pemain keduabelas”. Dari mural kontroversial hingga boneka seks.
Cara mudah ikut melestarikan lingkungan sekaligus merawat situs-situs bersejarah dari rumah.
Cara mudah ikut melestarikan lingkungan sekaligus merawat situs-situs bersejarah dari rumah.
Pemugaran gedung Sarinah akan memadukan sejarah dan modernitas. Ide awal Bung Karno bertemu dengan tantangan zaman.
Pemugaran gedung Sarinah akan memadukan sejarah dan modernitas. Ide awal Bung Karno bertemu dengan tantangan zaman.
Akankah Arab Saudi mengulang prestasi di Piala Dunia 1994?
Akankah Arab Saudi mengulang prestasi di Piala Dunia 1994?
Tragedi Kanjuruhan menyisakan kisah pilu di Pintu 13. Petaka serupa juga terjadi di Argentina yang sialnya tanpa ada pihak yang bertanggungjawab.
Tragedi Kanjuruhan menyisakan kisah pilu di Pintu 13. Petaka serupa juga terjadi di Argentina yang sialnya tanpa ada pihak yang bertanggungjawab.
transparant.png
bottom of page