top of page

Partai Murba dari Masa ke Masa

Jatuh bangun Partai Murba yang didirikan Tan Malaka. Partai ini gagal menjadi partai massa.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Pawai Partai Murba. (Dok. Hadidjojo Nitimihardjo).

29 Nov 2024
1 menit membaca

Diperbarui: 21 Feb

PARTAI Murba berdiri pada 7 November 1948 dari hasil fusi tiga partai murba. Ia diprakarsai Tan Malaka yang menginginkan partai itu menjadi partai massa. Untuk menjadi partai massa, kata Tan, partai harus memiliki kader-kader yang memiliki disiplin dalam segala-galanya.


Kader partai harus terjun ke bawah dan berada di tengah-tengah kaum murba, yaitu golongan penduduk paling besar di Indonesia dan tak mempunyai apa-apa kecuali kekuatan batin dan tenaga untuk kerja.



Keinginan Tan Malaka tak terwujud. Ini terbukti dalam pemilu 1955, 1971, dan 1999. Kegagalan ini, menurut sejarawan Harry A. Poeze, karena lemahnya kepemimpinan organisasi, pengikut, kader, dan ormas. Kendati demikian, pada 1950 hingga 1960-an, tokoh-tokoh Murba memainkan peran penting dalam pemerintahan.


Dalam perjalanannya, Murba mengalami jatuh bangun: dibubarkan, direhabilitasi, berfusi, dan hidup lagi. Semuanya demi mewujudkan Murbaisme berlandaskan ajaran-ajaran Tan Malaka.


Sebagai partai, Murba telah gagal dan tiada lagi; kader-kadernya menyebar dalam berbagai partai. Namun, pemikiran-pemikiran pendirinya, Tan Malaka, abadi.*



Berikut ini laporan khusus Partai Murba:




1 Komentar

Dinilai 0 dari 5 bintang.
Belum ada penilaian

Tambahkan penilaian
novendri yusdi
novendri yusdi
24 Agu 2025

Artinya sdh lahir partai baru dgn nama MURBA, nama yg singkat dgn satu kata namun mencakup kepanjangan dr Murba, *Partai Musyawarah Rakyat Banyak*. Kata kata _banyak_ seharusnya tidak perlu karena adanya kata rakyat sdh mewakili untuk menyatakan jumlah


PARTAI MUSYAWARAH RAKYAT BANYAK


PARTAI MUSYAWARAH RAKYAT


"Satu orang, dua orang tiga empat dan seterusnya juga rakyat"

Suka
bg-gray.jpg
Semaoen dikenal sebagai wartawan yang tajam mengkritik pengusaha kapitalis dan pemerintah kolonial. Akibatnya, dia dipenjara karena delik pers. Selama ditahan, dia menulis Hikajat Kadiroen.
bg-gray.jpg
Di usianya yang masih muda, Semaoen memimpin dan menggerakkan serikat buruh. Dia memperjuangkan pekerja tertindas dengan melancarkan pemogokan, sampai diusir pemerintah kolonial.
bg-gray.jpg
Beranjak remaja di tengah berseminya pergerakan, Semaoen “dibentuk” Sneevliet guna merintis jalan revolusioner.
bg-gray.jpg
Maria Ullfah suffered a series of losses during her life. She lost four of her loved ones in a very short time.
transparant.png
bottom of page