top of page

Sejarah Indonesia

Advertisement

Pejuang Tua dari Aceh dalam Perang Kemerdekaan

Perang mempertahankan kemerdekaan tidak hanya melibatkan pemuda pejuang saja. Bermodal nyali dan pengalaman, pejuang tua Aceh yang telah melawan Belanda sejak zaman kolonial juga turut ambil bagian.

18 Sep 2024

Dengarkan artikel

bg-gray.jpg
bg-gray.jpg
camera overlay
camera_edited_30.png

Para pejuang Aceh mendampingi panglima Teuku Umar yang menjadi Pahlawan nasional dari Aceh, 1880-1899. (Tropenmuseum/Wikimedia Commons).

  • 19 Sep 2024
  • 3 menit membaca

Diperbarui: 31 Jan

SEWAKTU Kota Medan jatuh ke tangan tentara Belanda, pejuang dari berbagai tempat berbondong-bondong turun ke front Pertempuran Medan Area. Mereka datang dari berbagai daerah. Mulai dari Langkat, Simalungun, Tapanuli, Tanah Karo, hingga Aceh. Kedatangan para pejuang ke Medan seiring dengan makin banyaknya pengungsi warga sipil dari Medan ke pedalaman.


Pejuang Aceh yang turun ke front Medan Area punya misi khusus. Mereka lebih memilih menjemput lawan ke Medan daripada menunggu tentara Belanda memasuki tanah Aceh. Gelombang kedatangan pejuang Aceh ke Medan terjadi sekitar pertengahan Februari 1946. Tidak hanya pasukan laskar yang kebanyakan dari kelompok pemuda pejuang, pejuang tua dari Aceh juga turun ke front Medan Area.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

Advertisement

Menyibak Mitos Haji Djamhari

Menyibak Mitos Haji Djamhari

Penelitian membuktikan bahwa sosok Haji Djamhari sebagai penemu kretek benar-benar ada dan bukan tokoh fiksi.
Dokter Tolong Orang Jawa Dikira Islam

Dokter Tolong Orang Jawa Dikira Islam

Rumahsakit Bethesda Yogyakarta yang masih berdiri hingga kini merupakan buah "kasih" dr. Belanda bernama JG Scheurer.
Kala Sultan Mehmed Memburu Dracula di Bulan Puasa

Kala Sultan Mehmed Memburu Dracula di Bulan Puasa

Murka karena utusannya dibantai dengan bengis, Sultan Mehmed II membalas dengan kekuatan penuh. Walau berhasil kabur, nasib Vlad Dracula berakhir tragis.
Supriyadi Masuk Hutan dan Menghilang

Supriyadi Masuk Hutan dan Menghilang

Setelah memimpin pemberontakan PETA di Blitar, Supriyadi masuk hutan dan menghilang. Diduga telah dibunuh Jepang, tetapi dirahasiakan sehingga makamnya tidak ditemukan.
Pahit Getir Hidup Sjahrir

Pahit Getir Hidup Sjahrir

Menjelang akhir hayatnya, Sutan Sjahrir hidup sebagai tahanan dalam perawatan. Namun, justru pada saat itulah putrinya merasakan kehidupan sebagai keluarga yang utuh.
bottom of page