- Martin Sitompul

- 19 Sep 2024
- 3 menit membaca
Diperbarui: 3 hari yang lalu
SEWAKTU Kota Medan jatuh ke tangan tentara Belanda, pejuang dari berbagai tempat berbondong-bondong turun ke front Pertempuran Medan Area. Mereka datang dari berbagai daerah. Mulai dari Langkat, Simalungun, Tapanuli, Tanah Karo, hingga Aceh. Kedatangan para pejuang ke Medan seiring dengan makin banyaknya pengungsi warga sipil dari Medan ke pedalaman.
Pejuang Aceh yang turun ke front Medan Area punya misi khusus. Mereka lebih memilih menjemput lawan ke Medan daripada menunggu tentara Belanda memasuki tanah Aceh. Gelombang kedatangan pejuang Aceh ke Medan terjadi sekitar pertengahan Februari 1946. Tidak hanya pasukan laskar yang kebanyakan dari kelompok pemuda pejuang, pejuang tua dari Aceh juga turun ke front Medan Area.
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.












