- Hendaru Tri Hanggoro
- 1 Agu 2021
- 4 menit membaca
SERANGKAIAN kereta listrik tiba di stasiun Tokyo. Hampir tiap keretanya penuh sesak oleh penumpang orang Jepang. Kecuali satu kereta. Sangat lowong. Tertulis di badan kereta tersebut “Kereta Khusus untuk Tentara Sekutu”. Bahrin Samad, seorang pelajar Indonesia di Jepang, langsung memasukinya.
Bahrin percaya diri memasukinya karena mengenakan seragam GI (Government Issue atau Tentara Amerika Serikat). Pada stasiun berikutnya, beberapa anggota GI kulit putih masuk. Sebagian bernyanyi-nyanyi, lainnya kelihatan mabuk. Seorang GI mabuk mendekat ke Bahrin. Tanpa banyak cingcong, dia langsung menampar muka Bahrin.
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.












