- 4 Agu 2025
- 3 menit membaca
Diperbarui: 15 Mei
SALEH, berumur sekitar 38 tahun dan berasal dari Lubuk Sikaping, berada di dalam bus bersama istri dan anaknya. Ia dan keluarganya melakukan perjalanan dari Perak hendak mengunjungi ibunya yang sakit di Rau. Namun, selama perjalanan istri Saleh mendapat perlakuan tidak menyenangkan dari penumpang lain.
Penumpang lain di dalam bus di antaranya anak-anak yang baru lulus sekolah kedokteran hewan, seorang haji, dan seorang bidan. “Para siswa sangat berisik dalam perjalanan dan, bersama dengan sang haji, melakukan berbagai macam perbuatan yang tidak pantas kepada istri pelaku,” tulis Deli Courant, 15 Februari 1934.
Perbuatan tidak menyenangkan itu berlangsung sejak Saleh dan keluarganya menaiki bus. De Sumatra Post, 24 Februari 1934, menyebut selama perjalanan dari Medan ke Sibolga, istri Saleh dilecehkan beberapa kali.
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.


















