top of page

Pengaruh Tionghoa pada Masjid Demak dan Masjid Angke

Masjid Demak salah satu masjid tertua di Indonesia. Menggunakan tukang kayu dan arsitektur Tiongkok. Empat perpaduan arsitektur pada Masjid Angke merupakan simbol multikulturalisme.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Masjid Demak antara tahun 1870-1900. (Wereldmuseum Amsterdam).

3 Agu 2024
2 menit membaca

Diperbarui: 6 Agu

Masjid Demak Prototipe Masjid Nusantara

SETELAH mengalahkan Majapahit pada abad ke-15, Raden Patah atau Panembahan Jinbun yang seorang Muslim ingin adanya sebuah masjid untuk memperindah ibukota Demak sekaligus melengkapi identitas sebagai kerajaan Islam.


Pembangunan sudah dimulai tapi tak pernah selesai karena kesulitan mendirikan tiang penyangga (sokoguru) berupa empat tiang raksasa yang menjadi konstruksi utamanya. Salah satu tiang terbuat dari potongan-potongan kayu (sokotatal). Tukang-tukang setempat tak punya pengalaman.


“Tiga tahun setelah penundukan Majapahit, kapten Cina Gan Si Cang di Semarang menyampaikan permohonan kepada bupati Kin San untuk ikutserta menyelesaikan pembangunan masjid agung Demak,” tulis Slamet Muljana dalam Runtuhnya Kerajaan Hindu-Jawa dan Timbulnya Negara-negara Islam di Nusantara.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Gatot Soebroto menjadi tentara Belanda ditentang sang ayah karena tidak ingin anaknya menjadi penindas bangsanya. Dia membuktikan diri sebagai tentara yang peduli kaum lemah hingga dicap sersan gila oleh atasannya.
bg-gray.jpg
Ikut dikirim ke Ambon, Gatot Soebroto dikira keluarganya sudah mati. Masa Pendudukan Jepang membuatnya “menukar” seragam dari KNIL ke PETA.
bg-gray.jpg
Maria Ullfah’s long journey to fight for justice for women came to a halt during the Japanese occupation.
bg-gray.jpg
Gatot Soebroto berani dan suka berkelahi, yang berakibat dikeluarkan dari sekolah. Di balik sikap kerasnya, dia baik hati ibarat seharum tanjung tetapi sekeras baja.
Seorang kapten kapal dan dokter menulis catatan harian seputar kehidupan di Batavia.
Seorang kapten kapal dan dokter menulis catatan harian seputar kehidupan di Batavia.
Kolaborasi kelompok teater Belanda-Indonesia di Festival Teater Jakarta. Mengangkat repertoir eks-KNIL dengan trauma dan fantasinya.
Kolaborasi kelompok teater Belanda-Indonesia di Festival Teater Jakarta. Mengangkat repertoir eks-KNIL dengan trauma dan fantasinya.
Dokumenter pahlawan dari Fuentalbilla yang ditempa di La Masia. Memendam beban psikis di balik sifatnya yang kalem dan dingin.
Dokumenter pahlawan dari Fuentalbilla yang ditempa di La Masia. Memendam beban psikis di balik sifatnya yang kalem dan dingin.
Bergeming di bawah hujan salju, ribuan orang di Manchester dan Munich haru biru mengenang 60 tahun tragedi yang menimpa MU.
Bergeming di bawah hujan salju, ribuan orang di Manchester dan Munich haru biru mengenang 60 tahun tragedi yang menimpa MU.
Mengenal sepakbola dari ekspatriat, negeri kecil di Teluk Persia ini tampil di pentas internasional lewat Piala Dunia.
Mengenal sepakbola dari ekspatriat, negeri kecil di Teluk Persia ini tampil di pentas internasional lewat Piala Dunia.
Dengan pendekatan yang kreatif, museum bukan lagi destinasi yang menjemukan.
Dengan pendekatan yang kreatif, museum bukan lagi destinasi yang menjemukan.
transparant.png
bottom of page