- 3 Agu 2024
- 2 menit membaca
Diperbarui: 6 Agu
Masjid Demak Prototipe Masjid Nusantara
SETELAH mengalahkan Majapahit pada abad ke-15, Raden Patah atau Panembahan Jinbun yang seorang Muslim ingin adanya sebuah masjid untuk memperindah ibukota Demak sekaligus melengkapi identitas sebagai kerajaan Islam.
Pembangunan sudah dimulai tapi tak pernah selesai karena kesulitan mendirikan tiang penyangga (sokoguru) berupa empat tiang raksasa yang menjadi konstruksi utamanya. Salah satu tiang terbuat dari potongan-potongan kayu (sokotatal). Tukang-tukang setempat tak punya pengalaman.
“Tiga tahun setelah penundukan Majapahit, kapten Cina Gan Si Cang di Semarang menyampaikan permohonan kepada bupati Kin San untuk ikutserta menyelesaikan pembangunan masjid agung Demak,” tulis Slamet Muljana dalam Runtuhnya Kerajaan Hindu-Jawa dan Timbulnya Negara-negara Islam di Nusantara.
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.


















