- 8 Jun 2025
- 2 menit membaca
JAMAAH haji Indonesia umumnya punya reputasi sebagai sosok dermawan di kota Makkah. Para petugas kebersihan yang memunguti sampah di Makkah, baik di tempat umum maupun di hotel-hotel, pun sangat suka berdekatan dengan para jamaah haji Indonesia. Bahkan, mereka membiarkan sampah di tempat lain berserakan dan memilih mendekati jemaah orang Indonesia yang melintas di dekat mereka. Mereka berharap mendapat 5 real (setara Rp22.500) dari orang Indonesia.
Tak hanya pengemis berkedok petugas kebersihan, setiap Jumat di musim haji supir bus gratis pembawa jamaah pun minta sedekah 2 real dari para penumpangnya. Begitulah gambaran pengemis di Makkah hari ini. Tidak terlihat seperti pengemis, lantaran mengenakan seragam pegawai kebersihan.
“Harap diketahui, bahwa di Makkah-Arafah-Mina cukup banyak para peminta-minta. Bahkan di dalam Masjid Nabawi juga ada yang minta sedeqah dari kita. Namun, golongan ini segera menghindar jika ada askar yang mengawasi dan mengusirnya,” catat Abdul Cholik dalam Dahsyatnya Ibadah Haji.
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.


















