top of page

Pengemis di Makkah dan Orang Jawa

Orang Jawa di Makkah tergolong dermawan kepada pengemis. Sejak dulu pengemis ada dengan cara masing-masing.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Dua petugas kebersihan di Mekah musim haji tahun ini. Banyak dari mereka mengharapkan sedekah dari jamaah haji Indonesia. (Petrik/Historia.id)

8 Jun 2025
2 menit membaca

JAMAAH haji Indonesia umumnya punya reputasi sebagai sosok dermawan di kota Makkah. Para petugas kebersihan yang memunguti sampah di Makkah, baik di tempat umum maupun di hotel-hotel, pun sangat suka berdekatan dengan para jamaah haji Indonesia. Bahkan, mereka membiarkan sampah di tempat lain berserakan dan memilih mendekati jemaah orang Indonesia yang melintas di dekat mereka. Mereka berharap mendapat 5 real (setara Rp22.500) dari orang Indonesia.

 

Tak hanya pengemis berkedok petugas kebersihan, setiap Jumat di musim haji supir bus gratis pembawa jamaah pun minta sedekah 2 real dari para penumpangnya. Begitulah gambaran pengemis di Makkah hari ini. Tidak terlihat seperti pengemis, lantaran mengenakan seragam pegawai kebersihan.

 

“Harap diketahui, bahwa di Makkah-Arafah-Mina cukup banyak para peminta-minta. Bahkan di dalam Masjid Nabawi juga ada yang minta sedeqah dari kita. Namun, golongan ini segera menghindar jika ada askar yang mengawasi dan mengusirnya,” catat Abdul Cholik dalam Dahsyatnya Ibadah Haji.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Djalimin was sentenced to 15 years in prison for killing a Dutch man who was about to rape her. A question posed by a member of the Indonesian House of Representatives to the government led to her release.
bg-gray.jpg
Bersama Henk Sneevliet, Adolf Baars mempelopori komunisme di Indonesia. Takdir keduanya setali tiga uang, berakhir tragis di tangan Nazi.
bg-gray.jpg
Jauh di pedalaman hutan Papua yang terisolasi, sejumlah warga Lampung turut menjalani hidup sebagai tahanan politik. Salah satunya adalah Sjahmin Pandjinegara.
bg-gray.jpg
PKI memiliki tradisi intelektual yang kuat. Membawa gagasan ke tengah masyarakat melalui pendidikan dan pemberantasan buta huruf. Hasilnya menjadi salah satu partai terbesar.
Sejarawan Sri Margana menyoroti klaim-klaim kontradiktif hingga lemahnya kronologi dan paradigma. Prof. Asvi Warman Adam mempersoalkan upaya legitimasi terhadap Orde Baru.
Sejarawan Sri Margana menyoroti klaim-klaim kontradiktif hingga lemahnya kronologi dan paradigma. Prof. Asvi Warman Adam mempersoalkan upaya legitimasi terhadap Orde Baru.
Perkembangan zaman membuat tarian Jawa beradaptasi agar tetap bertahan.
Perkembangan zaman membuat tarian Jawa beradaptasi agar tetap bertahan.
Pahlawan sejatinya manusia biasa. Pengajaran sejarah mestinya bisa menghadirkan sosok humanisnya.
Pahlawan sejatinya manusia biasa. Pengajaran sejarah mestinya bisa menghadirkan sosok humanisnya.
Penelitian Belanda dan berbagai kasus gugatan pengadilan yang melibatkan mereka.
Penelitian Belanda dan berbagai kasus gugatan pengadilan yang melibatkan mereka.
Negeri-negeri yang bergulat dari masa transisi menuju demokrasi, kejahatan kemanusian di masa lalu acap menjadi beban di masa kini.
Negeri-negeri yang bergulat dari masa transisi menuju demokrasi, kejahatan kemanusian di masa lalu acap menjadi beban di masa kini.
Pemahaman secara mendalam dan berimbang terhadap peristiwa pada kurun 1959-1969 syarat menuju rekonsiliasi.
Pemahaman secara mendalam dan berimbang terhadap peristiwa pada kurun 1959-1969 syarat menuju rekonsiliasi.
transparant.png
bottom of page