top of page

Pesona Sadum Angkola

Dalam bahasa daerahnya, kain tenun ini disebut abit godang. Wastra yang sarat teknik, rona, dan jejak akulturasi dari tanah Tapanuli Selatan.

loading_historia_white.gif
transparant.png

  • 14 Feb
  • 3 menit membaca

Diperbarui: 14 Mei

ULOS tak hanya monopoli budaya Batak Toba di Tapanuli Utara. Saudaranya di sebelah selatan, juga punya kain tenun serupa yang punya ciri khas. Abit, demikian masyarakat Batak di Tapanuli Selatan menyebut wastranya. Salah satu abit yang paling ikonik adalah abit godang yang disebut juga Sadum Angkola. 


“Jadi, abit godang atau Sadum Angkola itu kita mau highlight karena orang sering melihat Sadum Angkola tapi mereka nggak tahu itu dari Batak Angkola. Jadi, orang kalau misalnya tahu ulos, dia sebenarnya identiknya melihat Sadum Angkola ini,” kata Kerri Na Basaria Panjaitan kepada Historia.ID, di sela-sela pertunjukan busana bertajuk “RAYA” di Tobatenun Studio & Gallery, Jakarta, (11/2). 


Dalam pertunjukan itu, keindahan abit godang ditampilkan dari beberapa karya desainer. Masyarakat Tapanuli Selatan sendiri mayoritas beragama Islam dengan subetnis Batak Angkola dan Batak Mandailing. Oleh karena itu, pertunjukan wastra ini, sambung Kerri, dilakukan dalam rangka menyambut bulan suci Ramadan dan ibadah puasa. 

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Setelah diculik pengikut Tan Malaka, Sutan Sjahrir bikin perhitungan dengan penangkapan berantai. Adam Malik protes, Sayuti Melik pasrah digelandang ke bui.
bg-gray.jpg
Perdana Menteri Sutan Sjahrir diculik pengikut Tan Malaka, Presiden Sukarno minta Sjahrir dikembalikan.
bg-gray.jpg
Pengikut Tan Malaka menculik Sutan Sjahrir karena dianggap pengkhianat yang menjual tanah air kepada Belanda. Sukarno-Hatta memerintahkan untuk membebaskannya.
bg-gray.jpg
Identified with the god Vishnu and revered as the standard-bearer of all kings, the genealogy and depictions of Purnawarman can be traced in various Tarumanagara inscriptions.
Dalam perjalanan menuju Belanda, Ki Hajar Dewantara yang semangat perjuangannya belum padam, menulis surat untuk teman-temannya agar terus menolak perayaan 100 tahun kemerdekaan Belanda.
Dalam perjalanan menuju Belanda, Ki Hajar Dewantara yang semangat perjuangannya belum padam, menulis surat untuk teman-temannya agar terus menolak perayaan 100 tahun kemerdekaan Belanda.
Abu Maraheel bukan sekadar ikon dan legenda olahraga Palestina. Nyawa sang Olimpian tak tertolong setelah Israel memblokade Rafah.
Abu Maraheel bukan sekadar ikon dan legenda olahraga Palestina. Nyawa sang Olimpian tak tertolong setelah Israel memblokade Rafah.
Kemendikbud RI telah meminta maaf atas absennya lema KH Hasyim Asy'ari dalam Kamus Sejarah Indonesia Jilid I. Akan segera direvisi total.
Kemendikbud RI telah meminta maaf atas absennya lema KH Hasyim Asy'ari dalam Kamus Sejarah Indonesia Jilid I. Akan segera direvisi total.
Bukan hanya keberaniannya, tapi ketaatannya dalam beragama patut dijadikan teladan.
Bukan hanya keberaniannya, tapi ketaatannya dalam beragama patut dijadikan teladan.
Upaya membentuk hubungan egaliter lelaki-perempuan sudah dilakukan sejak lama.
Upaya membentuk hubungan egaliter lelaki-perempuan sudah dilakukan sejak lama.
Perayaan Imlek sempat dilarang pada zaman Belanda dan Orde Baru. Kini dirayakan dengan semarak.
Perayaan Imlek sempat dilarang pada zaman Belanda dan Orde Baru. Kini dirayakan dengan semarak.
transparant.png
bottom of page