Diperbarui: 9 Sep
TAK banyak orang tahu Larantuka. Kecuali, di masa singkat pergantian abad kemarin saat Larantuka dipopulerkan lewat sebuah lagu band rock Boomerang asal Surabaya, yang mengabarkan gempa besar di daerah ujung timur-selatan Pulau Flores itu. Atau, saat Larantuka jadi pemberitaan nasional usai kota kecil itu jadi tempat pengungsian pasca-referendum Timor Timur.
Tentu, tak banyak orang tahu bahwa Larantuka dulunya merupakan kerajaan Kristen. Larantuka punya kerajaan yang terpengaruh Portugis. Gelar raja-rajanya seperti penguasa Portugis, memakai gelar Don.
Portugis pernah menguasai wilayah ini. Koehuan dkk. dalam Sejarah Perlawanan Terhadap Imperialisme dan Kolonialisme di Nusa Tenggara Timur menyebut, pada 20 April 1859 Portugis menyerahkan wilayah Flores, termasuk Larantuka di dalamnya, kepada Belanda.
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.












