- 11 Mar
- 4 menit membaca
Diperbarui: 5 Apr
SEJAK penaklukan Kerajaan Hispania oleh Kekhalifahan Umayyah kurun 711-715 Masehi, wilayah Andalusia (kini wilayah selatan Spanyol) pada abad ke-9 bergeliat sebagai pusat keilmuan dunia Islam di bumi belahan barat. Namun yang tak disangka, bangsa Viking di masa yang sama juga tengah gencar berekspansi ke selatan. Wilayah Andalusia termasuk yang dibidik.
“Mulai 834 (Masehi) serangan-serangan bangsa Viking berubah menjadi ekspedisi berskala besar. Setiap biara, gereja, dan kota di Kepulauan Britania diserang dan dijarah orang-orang Nordik dari utara – kini Denmark, Swedia, dan Norwegia. Berturut-turut London dijarah (pada 841) kemudian Nantes, Rouen, Paris, dan pedalaman Gaul. Orang-orang Nordik dari Swedia juga merebut kota Kiev, di mana pemimpinnya, Rurik, mendirikan ibukota permanen setelah memperbudak para penduduk Slavik,” ungkap Arthur Herman dalam The Viking Heart: How Scandiavians Conquered the World.
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.


















