top of page

Sejarah Indonesia

Advertisement

Riwayat Lagu “Nina Bobo”

Lagu "Nina Bobo" populer di Indonesia setelah kedatangan orang Eropa yang menginginkan rempah-rempah. Belakangan jadi lema dalam KBBI.

9 Okt 2025

Dengarkan artikel

bg-gray.jpg
bg-gray.jpg
camera overlay
camera_edited_30.png

Lagu "Nina Bobo" menjadi lagu paling populer buat pengantar tidur anak-anak ataupun bayi di seantero negeri. (M.F. Mukthi/Historia.ID).

  • 9 Okt 2025
  • 2 menit membaca

LANTARAN bergabung ke dalam Angkatan Laut, Adolphe Guillaume Vorderman (1844-1902) bisa bepergian jauh. Tenaga bagian bagian medis itu bahkan bisa pergi ke Hindia Belanda (kini Indonesia).

 

Sempat pulang ke Belanda, pada 1870 Vorderman berlayar kembali ke Hindia untuk bergabung dengan Departemen Kesehatan Sipil. Kapalnya singgah di Singapura, kota bandar koloni Kerajaan Inggris di Asia Tenggara.

 

Ketika singgah itu, Vorderman sempat menghadiri ibadah perayaan di Gereja Katolik Roma Portugis San José, Singapura. Terdengar olehnya paduan suara gereja menyanyikan sebuah lagu yang melodinya sama persis dengan lagu “Nina Bobo”, yang waktu itu sudah populer di Hindia Belanda. Vorderman tahu lagu yang didengarnya itu teks bahasa latinnya sudah ada sejak zaman kuno, sebab gereja-gereja Katolik Portugis di Asia Tenggara memperkenalkan lagu itu.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

Advertisement

Masa Pahit Kesultanan Langkat

Masa Pahit Kesultanan Langkat

Kesultanan paling kaya di masa Hindia Belanda luluh lantak digilas revolusi sosial. Padahal, sang sultan telah menyatakan sumpah setia pada Republik Indonesia.
Menyibak Mitos Haji Djamhari

Menyibak Mitos Haji Djamhari

Penelitian membuktikan bahwa sosok Haji Djamhari sebagai penemu kretek benar-benar ada dan bukan tokoh fiksi.
Dokter Tolong Orang Jawa Dikira Islam

Dokter Tolong Orang Jawa Dikira Islam

Rumahsakit Bethesda Yogyakarta yang masih berdiri hingga kini merupakan buah "kasih" dr. Belanda bernama JG Scheurer.
Supriyadi Masuk Hutan dan Menghilang

Supriyadi Masuk Hutan dan Menghilang

Setelah memimpin pemberontakan PETA di Blitar, Supriyadi masuk hutan dan menghilang. Diduga telah dibunuh Jepang, tetapi dirahasiakan sehingga makamnya tidak ditemukan.
Donny God Bless Kritik Penguasa Generasi Ayahnya

Donny God Bless Kritik Penguasa Generasi Ayahnya

Basis God Bless Donny Fattah pandai menulis lagu dan peduli pada kehidupan bangsanya. Lagunya cukup kritis di era Orde Baru.
bottom of page