top of page

Satgultor 81 Musuh Teroris dari Cijantung

Benny Moerdani berada di balik pembentukan pasukan khusus antiteror pertama Indonesia.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Satuan-81 melakukan simulasi operasi khusus antiteror. (Wikimedia Commons).

  • 23 Mei 2018
  • 4 menit membaca

Diperbarui: 16 Apr

RENTETAN teror mengatasnamakan agama menguar sepekan belakangan ini. Setelah aksi bom bunuh diri di tiga gereja di Surabaya, menyusul penyerangan markas polisi di Pekan Baru, Riau. Kebanyakan yang menjadi korban adalah warga sipil. Untuk mengatasinya, pemerintah sedang mempersiapkan Komando Operasi Khusus Gabungan (Koopsusgab).


Koopsusgab dibentuk pada 2015 di masa kepemimpinan Panglima TNI Jenderal Moeldoko. Meski hanya berjumlah 90 orang, Koopsusgab disebut-sebut sebagai unit pasukan antiteror paling mematikan. Personelnya berasal dari pasukan elite gabungan tiga matra: Satuan (Sat)-81 Gultor Komando Pasukan Khusus Angkatan Darat, Detasemen Jala Mengkara (Denjaka) Angkatan Laut, dan Satuan Bravo (Satbravo) 90 Korps Pasukan Khas Angkatan Udara. Dari ketiganya, Sat-81 Gultor menjadi pasukan yang merintis operasi antiteror pertama di Indonesia.   


“Itulah inti pasukan pilihan diantara pasukan pilihan di Kopassus pada waktu itu,” kata Luhut Panjaitan, komandan pertama Sat-81 Gultor kepada Hendro Subroto dalam Sintong Panjaitan: Perjalanan Seorang Prajurit Para Komando. Ketika dipimpin oleh Luhut, Sat-81 Gultor masih bernama Detasemen 81/Antiteror. Bagaimana kisah pembentukannya?  

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Pernah populer sebagai pohon peneduh bersama asam jawa dan flamboyan. Kini, tanaman ini menjadi salah satu pohon yang paling populer untuk aktivitas penghijauan.
bg-gray.jpg
Maria Ullfah berduka secara beruntun. Kehilangan orang dekat dalam waktu singkat.
bg-gray.jpg
Penyebaran pamflet provokatif oleh Front Pemuda Sunda bikin geger. Parlemen sampai memanggil perdana menteri. Ketidakadilan jadi pangkalnya.
bg-gray.jpg
Tubagus Angke asal Banten melanjutkan Fatahillah memimpin Jayakarta. Sebagai Pangeran Jayakarta II, dia membawa Pelabuhan Sunda Kelapa menandingi Pelabuhan Malaka.
Upaya membentuk hubungan egaliter lelaki-perempuan sudah dilakukan sejak lama.
Upaya membentuk hubungan egaliter lelaki-perempuan sudah dilakukan sejak lama.
Produksi penulisan sejarah maupun penyebaran informasi kesejarahan harus merespons situasi zaman.
Produksi penulisan sejarah maupun penyebaran informasi kesejarahan harus merespons situasi zaman.
Budaya bahari bisa tumbuh bukan semata-mata karena infrastruktur fisik.
Budaya bahari bisa tumbuh bukan semata-mata karena infrastruktur fisik.
Arsip dan foto bersejarah dipamerkan di mal pertama di Indonesia. Alasannya Sarinah bernilai sejarah.
Arsip dan foto bersejarah dipamerkan di mal pertama di Indonesia. Alasannya Sarinah bernilai sejarah.
Teknokrat olahraga yang berperan penting dalam kesuksesan Susi Susanti di Barcelona. Diperankan aktor kawakan Lukman Sardi.
Teknokrat olahraga yang berperan penting dalam kesuksesan Susi Susanti di Barcelona. Diperankan aktor kawakan Lukman Sardi.
Sejarawan Ayang Utriza Yakin paparkan beberapa kesalahan teknis dalam penyusunan Kamus Sejarah Indonesia Jilid I terbitan Kemendikbud.
Sejarawan Ayang Utriza Yakin paparkan beberapa kesalahan teknis dalam penyusunan Kamus Sejarah Indonesia Jilid I terbitan Kemendikbud.
transparant.png
bottom of page