top of page

Agus Hernoto, Legenda Kopassus

Dia terlibat dalam berbagai operasi Kopassus. Peraih Bintang Sakti ini kemudian memegang kendali Operasi Khusus.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Kapten Agus Hernoto menerima penghargaan Satyalancana Satya Dharma yang disematkan oleh Jenderal TNI A.H. Nasution. (Dok. Bob H. Hernoto).

16 Apr 2019
5 menit membaca

Diperbarui: 15 Apr

APRIL 1962, bertepatan dengan Hari Kopassus. Pasukan gabungan, 30 prajurit Resimen Para Komando Angkatan Darat (kemudian menjadi Kopassus), 18 anggota Pasukan Gerak Tjepat TNI AU, dan dua prajurit Zeni, diterjunkan di sebelah utara Fakfak, Irian Barat. Operasi Banteng I ini dipimpin oleh anggota RPKAD, Letda Agus Hernoto.


Agus bergabung dengan RPKAD pada awal tahun 1956. Dia menerima pelatihan langsung dari Mayor Idjon Djanbi. Mantan anggota Korps Speciale Troepen bernama Rokus Bernardus Visser itu ditunjuk sebagai komandan RPKAD pertama. Setelah digembleng untuk menjadi pasukan elite, Agus dan pasukan RPKAD diterjunkan menumpas DI/TII di Jawa Barat.


Agus kemudian membuat geger kompleks asrama RPKAD di Batujajar, Jawa Barat. Dia akan menangkap Komandan RPKAD, Mayor Djaelani, karena terlibat dalam Gerakan Zulkifli Lubis. Gerakan yang akan menculik KSAD Kolonel A.H. Nasution itu gagal.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Gatot Soebroto menjadi tentara Belanda ditentang sang ayah karena tidak ingin anaknya menjadi penindas bangsanya. Dia membuktikan diri sebagai tentara yang peduli kaum lemah hingga dicap sersan gila oleh atasannya.
bg-gray.jpg
Ikut dikirim ke Ambon, Gatot Soebroto dikira keluarganya sudah mati. Masa Pendudukan Jepang membuatnya “menukar” seragam dari KNIL ke PETA.
bg-gray.jpg
Maria Ullfah’s long journey to fight for justice for women came to a halt during the Japanese occupation.
bg-gray.jpg
Gatot Soebroto berani dan suka berkelahi, yang berakibat dikeluarkan dari sekolah. Di balik sikap kerasnya, dia baik hati ibarat seharum tanjung tetapi sekeras baja.
Qaramitah mendirikan negara dengan gagasan sistem kas bersama dan menghapus feodalisme. Namun mereka juga menerapkan perbudakan dan membantai jamaah haji hingga mencuri Hajar Aswad.
Qaramitah mendirikan negara dengan gagasan sistem kas bersama dan menghapus feodalisme. Namun mereka juga menerapkan perbudakan dan membantai jamaah haji hingga mencuri Hajar Aswad.
Kolaborasi kelompok teater Belanda-Indonesia di Festival Teater Jakarta. Mengangkat repertoir eks-KNIL dengan trauma dan fantasinya.
Kolaborasi kelompok teater Belanda-Indonesia di Festival Teater Jakarta. Mengangkat repertoir eks-KNIL dengan trauma dan fantasinya.
Dokumenter pahlawan dari Fuentalbilla yang ditempa di La Masia. Memendam beban psikis di balik sifatnya yang kalem dan dingin.
Dokumenter pahlawan dari Fuentalbilla yang ditempa di La Masia. Memendam beban psikis di balik sifatnya yang kalem dan dingin.
Mengenal sepakbola dari ekspatriat, negeri kecil di Teluk Persia ini tampil di pentas internasional lewat Piala Dunia.
Mengenal sepakbola dari ekspatriat, negeri kecil di Teluk Persia ini tampil di pentas internasional lewat Piala Dunia.
Pemain sandiwara dan aktor film yang turut dalam kemelut revolusi kemerdekaan. Gugur ketika bertempur di Malang.
Pemain sandiwara dan aktor film yang turut dalam kemelut revolusi kemerdekaan. Gugur ketika bertempur di Malang.
Ini cerita dari negeri studi banding. Lakonnya soal Palang dan Bulan.
Ini cerita dari negeri studi banding. Lakonnya soal Palang dan Bulan.
transparant.png
bottom of page