Diperbarui: 25 Jul
PADA 30 Maret 1981, Ambon dijadikan tempat perhelatan commanders call ABRI. Panglima ABRI (Pangab) Jenderal TNI M. Jusuf tentu hadir di sana. Begitu pula jenderal-jenderal lain yang menjadi asisten panglima.
Namun, commanders call itu menjadi tidak lancar. Pada hari itu, kabar terjadinya pembajakan pesawat “Woyla” milik Garuda Indonesia, yang digiring pembajak ke Bangkok, sampai ke telinga para petinggi ABRI di Ambon. Semua pun dibuat khawatir, tak terkecuali Letnan Jenderal TNI Leonardus Benyamin Moerdani alias Benny Moerdani selaku As-Intel panglima ABRI.
Letjen Benny sejatinya akan menyampaikan analisis dan evaluasi situasi keamanan nasional dalam acara itu. Namun, mau tak mau Benny tak bisa seharian berada di Ambon. Benny harus mengawasi penanganan kasus pembajakan tersebut.
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.












