top of page

Jenderal Gebrak Meja

Tak terima dituduh memiliki ambisi politik jadi presiden, Jenderal M. Jusuf gebrak meja di hadapan Presiden Soeharto.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Mayjen TNI Soeharto dan Brigjen TNI M. Jusuf seusai rapat pimpinan ABRI di Bogor. (Perpusnas RI).

6 Sep 2023
4 menit membaca

Diperbarui: 5 Jun

PASANGAN capres-cawapres Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar hadir di acara Mata Najwa. Anies blak-blakan menceritakan di balik pertemuan yang menggagalkan Agus Harimurti Yudhoyono, ketua umum Partai Demokrat, sebagai calon presiden.

“Nama itu tidak ditolak tetapi tidak dideklarasikan sekarang. Dicoba dicari penjembatan sampai akhirnya tidak ketemu,” kata Anies.


Puncaknya pada hari Selasa sore. Pertemuan berakhir denganDemokrat dipersilakan bila mau melakukan opsi-opsi lain. Sudah selesai tidak ada kesepakatan. “Di situ Tim 8 terjadi perbedaan pandangan yang sangat keras bahkan sampai gebrak meja,” kata Anies.


Politik memang keras hingga gebrak meja. Karena intrik politik pula seorang jenderal pernah menggebrak meja di hadapan Presiden Soeharto.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Gatot Soebroto menjadi tentara Belanda ditentang sang ayah karena tidak ingin anaknya menjadi penindas bangsanya. Dia membuktikan diri sebagai tentara yang peduli kaum lemah hingga dicap sersan gila oleh atasannya.
bg-gray.jpg
Ikut dikirim ke Ambon, Gatot Soebroto dikira keluarganya sudah mati. Masa Pendudukan Jepang membuatnya “menukar” seragam dari KNIL ke PETA.
bg-gray.jpg
Maria Ullfah’s long journey to fight for justice for women came to a halt during the Japanese occupation.
bg-gray.jpg
Gatot Soebroto berani dan suka berkelahi, yang berakibat dikeluarkan dari sekolah. Di balik sikap kerasnya, dia baik hati ibarat seharum tanjung tetapi sekeras baja.
Apa yang bisa didapatkan dari perang? Mungkin kuasa, bisa juga kebanggaan. Yang pasti, derita  korban.
Apa yang bisa didapatkan dari perang? Mungkin kuasa, bisa juga kebanggaan. Yang pasti, derita  korban.
Pandemi COVID-19 berimbas pada Olimpiade Tokyo. Seolah mengulang cerita kelam 80 tahun silam meski penyebabnya berbeda.
Pandemi COVID-19 berimbas pada Olimpiade Tokyo. Seolah mengulang cerita kelam 80 tahun silam meski penyebabnya berbeda.
Kisah komandan perempuan membebaskan kaumnya dari ISIS dan sistem sosial patriarki di bawah desingan peluru.
Kisah komandan perempuan membebaskan kaumnya dari ISIS dan sistem sosial patriarki di bawah desingan peluru.
Ini perkara duit. Teryata duit dari zaman dahulu kala selalu bikin jadi perkara.
Ini perkara duit. Teryata duit dari zaman dahulu kala selalu bikin jadi perkara.
Pameran ilustrasi sejarah gerakan kaum kiri di Indonesia. Menyajikan narasi masa lalu lewat karya seni.
Pameran ilustrasi sejarah gerakan kaum kiri di Indonesia. Menyajikan narasi masa lalu lewat karya seni.
Bukan mangkrak, museum ini cuma butuh dana dan komitmen yang besar. Butuh dana 40 milyar lagi.
Bukan mangkrak, museum ini cuma butuh dana dan komitmen yang besar. Butuh dana 40 milyar lagi.
transparant.png
bottom of page