top of page

Tiga Sopir Palang Merah yang Jadi Pesohor Dunia

Setelah jadi sopir ambulans ketika masih remaja, mereka membangun diri hingga menjadi orang penting di bidang masing-masing.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Ernest Hemingway dan Ray Kroc yang pernah jadi sopir ambulans.

5 Des 2024
3 menit membaca

Diperbarui: 24 Jun

PALANG Merah Internasional muncul pada 1863, setelah pengalaman Jean Henry Dunant (1828-1910) dalam Pertempuran Salferino (1859). Pengalaman itu dibukukannya dalam Un Souvenir de Solferino (1862).


Palang merah menjadi organ netral yang menolong siapa saja yang terluka tanpa memandang bangsa dan agama. Termasuk Dalam Perang Dunia I, palang merah hadir dan berperan penting. Kala itu kerja palang merah telah terbantu oleh teknologi bernama mobil, yang sudah dikembangkan sejak 1878 oleh Karl Benz di Jerman. Kendati punya banyak mobil, palang merah di peperangan amat kekurangan sopir sehingga membutuhkannya.


Nun jauh di tanah Paman Sam, seorang pemuda bernama Ernest Hemingway ingin sekali menyaksikan langsung pertempuran dalam perang yang terjadi di Eropa itu. Maka setelah gagal mendaftar di Angkatan Darat karena penglihatannya buruk, Ernest memilih jalur lain untuk mendekati perang. Dia Menjadi tenaga sukarela untuk palang merah di Eropa.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Memutus perkara adalah amanah, bukan mainan. Siapa mengkhianatinya harus menanggung akibat yang sepadan. Itulah yang tersurat dalam sistem dan tata kelembagaan hukum Jawa yang diterapkan Kesultanan Demak hingga Yogyakarta.
bg-gray.jpg
Tiga bersaudara berjuang mempertahankan kemerdekaan di Kalimantan Barat. Bardan Nadi, yang gugur di tangan tentara Belanda, diingat sebagai pahlawan. Sedangkan jejak kedua saudaranya menghilang di tengah perburuan kaum komunis setelah 1965.
bg-gray.jpg
Sepeninggal mentornya, Henk Sneevliet, Semaoen mengampu panji palu arit. Merapat ke Moskow hingga diasingkan lewat besluit.
bg-gray.jpg
Semaoen membawa Sarekat Islam cabang Semarang ke arah radikal. Pecah kongsi dengan H.O.S. Tjokroaminoto, Semaoen membentuk Sarekat Islam Merah.
transparant.png
bottom of page