top of page

Sekolah Rakyat, Dulu dan Kini

Sama-sama untuk memeratakan pendidikan hingga ke masyarakat miskin, Sekolah Rakyat zaman kolonial dan sekarang berbeda. Kini gratis dan siswa diasramakan.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Ilustrasi sekolah rakyat masa awal kemerdekaan medio 1948. (nationaalarchief.nl).

5 Mei 2025
7 menit membaca

Diperbarui: 7 Jan

SALAH satu poin dalam Asta Cita pemerintahan Presiden Prabowo Subianto adalah penguatan sumber daya manusia (SDM) melalui pendidikan gratis. Setelah memunculkan gebrakan program SMA Unggulan Garuda, progam lainnya adalah Sekolah Rakyat. Bedanya, SMA Garuda diampu Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) sedangkan Sekolah Rakyat akan dikelola Kementerian Sosial (Kemensos). 


SMA Garuda di bawah Kemendiktisaintek menyasar anak-anak dengan prestasi bidang akademik, khususnya sains dan matematika. Adapun kriteria siswa Sekolah Rakyat yang rencana programnya akan mulai dijalankan di tahun ajaran 2025/2026, adalah anak-anak dari kalangan miskin ekstrem. 


Menurut ketua Tim Formatur Sekolah Rakyat Prof. M. Nuh dalam program #IntrigueRK bertajuk “Program Mulia Prabowo, Jangan Sebatas Usia Kabinet” yang diunggah kanal Youtube Prof. Rhenald Kasali, 17 April 2025, Sekolah Rakyat esensinya adalah memuliakan kaum miskin melalui pendidikan. Oleh karenanya, program itu menjadi tanggung jawab Kemensos meski tetap akan bekerjasama dengan Kemendikdasmen. Alasannya, pendekatan kemiskinan. 

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
It was not without reason that Ahmad Subardjo was nicknamed “The Guarantor of Independence” in Indonesia. However, he was absent when Sukarno proclaimed independence.
bg-gray.jpg
Saat memimpin Jakarta, Sudiro dihadapkan pada kondisi berantakan. Putar otak demi pembangunan kota, termasuk cari dana di luar lungsuran dari pusat. Sering pula gagasannya ditolak pemerintah pusat.
bg-gray.jpg
Ahmad Subardjo was born in Karawang to a family of Acehnese and Javanese nobility. The beloved son of a civil service police officer, he moved to Batavia to continue his education at a Dutch school.
bg-gray.jpg
Maria Ullfah became the first female minister in Indonesian history. She handled everything from diplomacy and labor issues to makeup and lipstick.
Upaya membentuk hubungan egaliter lelaki-perempuan sudah dilakukan sejak lama.
Upaya membentuk hubungan egaliter lelaki-perempuan sudah dilakukan sejak lama.
Tragedi Kanjuruhan jadi momen kelam bagi sepakbola dunia, kata Presiden FIFA. Akankah jadi momen pembelajaran untuk berbenah total jua?
Tragedi Kanjuruhan jadi momen kelam bagi sepakbola dunia, kata Presiden FIFA. Akankah jadi momen pembelajaran untuk berbenah total jua?
Depresi Besar dan Perang Dunia II membuat masyarakat AS mendaur ulang karung untuk dijadikan pakaian. Menjadi tren dan diminati hingga memunculkan karung beraneka warna, motif, dan ukuran.
Depresi Besar dan Perang Dunia II membuat masyarakat AS mendaur ulang karung untuk dijadikan pakaian. Menjadi tren dan diminati hingga memunculkan karung beraneka warna, motif, dan ukuran.
Sebelum payung hukum dibuat, mengusut kasus kekerasan dalam rumah tangga bak menegakkan benang basah.
Sebelum payung hukum dibuat, mengusut kasus kekerasan dalam rumah tangga bak menegakkan benang basah.
Tim Garuda Muda tengah “menyala”. Harapan kembali ke pentas olimpiade terbuka lebar setelah absen nyaris tujuh dekade di cabang sepakbola.
Tim Garuda Muda tengah “menyala”. Harapan kembali ke pentas olimpiade terbuka lebar setelah absen nyaris tujuh dekade di cabang sepakbola.
Berkesempatan jadi wakil Asia kedua di Piala Dunia setelah Hindia Belanda, India ditolak keikutsertaannya gara-gara masalah sepele.
Berkesempatan jadi wakil Asia kedua di Piala Dunia setelah Hindia Belanda, India ditolak keikutsertaannya gara-gara masalah sepele.
transparant.png
bottom of page