top of page

Sepak Terjang Pemuda dari Sumedang

Wikana berperan penting pada hari-hari buncit menjelang Proklamasi. Hidupnya berakhir tragis.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Presiden Sukarno di tengah-tengah pemimpin Pemerintah Militer dan Sipil Surakarta tahun 1947. Kiri-kanan: Soegandhi (ajudan presiden), Sudiro (residen Surakarta), Wikana (gubernur militer), Mr. Abdulmadjid (jenderal mayor tituler, menteri muda dalam negeri), Presiden Sukarno, Kolonel Soenarjo (polisi militer), Syamsuridjal (walikota Solo), Kolonel Soetarto (antara Soegandhi dan Sudiro), dan Saleh Sastranegara (kepala polisi). (Repro Sudiro Pejuang Tanpa Henti karya Soebagijo IN)

25 Agu 2025
4 menit membaca

Diperbarui: 20 Nov 2025

PADA lokasi bekas rumah bersejarah di Jalan Pegangsaan Timur No. 56 berdiri sebatang tiang menjulang tinggi dengan simbol petir di pucuknya. Sederet kalimat tertera pada dasar tiang itu: “Disinilah Dibatjakan Proklamasi Kemerdekaan Indonesia pada Tanggal 17 Agustus 1945 djam 10.00 pagi oleh Bung Karno dan Bung Hatta.”

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Gatot Soebroto berani dan suka berkelahi, yang berakibat dikeluarkan dari sekolah. Di balik sikap kerasnya, dia baik hati ibarat seharum tanjung tetapi sekeras baja.
bg-gray.jpg
Maria Ullfah was accused of being pro-American for allowing a Hollywood movie to be screened.
bg-gray.jpg
Djalimin was sentenced to 15 years in prison for killing a Dutch man who was about to rape her. A question posed by a member of the Indonesian House of Representatives to the government led to her release.
bg-gray.jpg
Bersama Henk Sneevliet, Adolf Baars mempelopori komunisme di Indonesia. Takdir keduanya setali tiga uang, berakhir tragis di tangan Nazi.
Adolf Hitler kagum pada permainan kabaddi. Mengapresiasi dengan sertifikat dan medali.
Adolf Hitler kagum pada permainan kabaddi. Mengapresiasi dengan sertifikat dan medali.
Setiap orang pernah mengalaminya: kekosongan yang meruntuhkan diri walau airmata berkabung telah kering terusap.
Setiap orang pernah mengalaminya: kekosongan yang meruntuhkan diri walau airmata berkabung telah kering terusap.
Tak ingin jadi kacang lupa kulitnya, Muthia Datau kembali ke dunia sepakbola yang membesarkan namanya.
Tak ingin jadi kacang lupa kulitnya, Muthia Datau kembali ke dunia sepakbola yang membesarkan namanya.
Kelompok bersenjata yang menentang Kesultanan. Mereka suka menculik aparat.
Kelompok bersenjata yang menentang Kesultanan. Mereka suka menculik aparat.
Sempat terputus, Donald Trump kembali menyambung tradisi bukber di Gedung Putih yang bermula dua abad silam.
Sempat terputus, Donald Trump kembali menyambung tradisi bukber di Gedung Putih yang bermula dua abad silam.
Rosihan Anwar dan Alfred van Sprang beradu pena mewakili kepentingan negaranya masing-masing.
Rosihan Anwar dan Alfred van Sprang beradu pena mewakili kepentingan negaranya masing-masing.
transparant.png
bottom of page