Diperbarui: 3 hari yang lalu
BANYAK pemimpin pergerakan memiliki sikap tegas. Namun jika sikap itu dikaitkan dengan nama, mungkin baru Kasman Singodimejo saja yang memilikinya. Singodimejo sendiri berarti “singa di meja”.
Ada begitu banyak anekdot tentang Kasman yang membuktikan betapa sikap berani memang melekat pada dirinya. Dalam biografinya, Hidup itu Berjuang: Kasman Singodimedjo 75 Tahun, ada sejumlah kawan yang mengisahkan pengalamannya menyaksikan langsung singa dalam diri Kasman terbangun. Umumnya terjadi karena keadaan memaksa Kasman bertindak keras.
Satu kisah diceritakan oleh Mohammad Natsir. Suatu waktu, Kasman bertandang ke Ternate. Seusai menyampaikan pidato, ia sesegera mungkin harus menyeberangi laut menuju Bitung, Sulawesi Utara. Ada acara penting yang mesti dihadiri. Namun, begitu sampai di pinggir laut, cuaca mulai berubah, ombak pun semakin meninggi. Dari pengalaman para nelayan di sana, sangat tidak mungkin untuk melaut saat kondisi demikian. Tidak ada seorang pun yang dapat memastikan kapan ia dapat memulai perjalanan lautnya itu.
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.


















