- 23 Okt 2025
- 3 menit membaca
DARI belakang piano, Ananda Sukarlan memainkan jemarinya mengiringi ibu-ibu Dialita. Mereka membawakan lagu yang tak biasa orang Indonesia dengar. Sebelum lagu “Bersukaria” dibawakan, lagu yang “dihilangkan” Orde Baru berjudul “Asia Afrika Bersatu” yang disajikan. Lagu ini menggelorakan persatuan bangsa-bangsa di Asia-Afrika.
Lagu “Asia Afrika Bersatu” lahir di era Perang Dingin. Negeri-negeri di Asia-Afrika, yang banyak belum memperoleh kemerdekaan, terancam jadi medan Perang Dingin. Sebeum Perang Dingin itu, negeri-negeri itu ratusan dijajah bangsa-bangsa Barat. Begitulah Ananda Sukarlan feat Dealita membuka acara “Public Lecture David van Reybrouck: Sukarno and The Making of The New World 22 Oktober 2025” di Teater Besar Taman Ismail Marzuki, Jakarta.
Karya David van Reybrouck baru saja diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia dengan judul Revolusi: Indonesia dan Lahirnya Dunia Modern. Melalui Sukarno, David van Reybrouck memaparkan peran Indonesia dalam sejarah dunia.
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.











