top of page

Tarik-Ulur Kuasa di Greenland

Ini bukan kali pertama AS mengincar Greenland. Tarik-ulur kekuasaan atas pulau beku itu telah berlangsung berabad-abad karena posisinya strategis dan kekayaan alamnya melimpah.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Lukisan "musim panas di pantai Greenland sekitar tahun 1000" karya Carl Rasmussen (1875). (Wikimedia Commons).

  • 25 Jan
  • 6 menit membaca

Anything less than US control of Greenland is unacceptable.” Pernyataan tegas itu meluncur dari bibir Presiden Amerika Serikat Donald Trump pada 15 Januari 2026. Pulau es terbesar di dunia, yang secara hukum masih milik Denmark, tiba-tiba menjadi pusat ketegangan diplomatik baru. Trump bahkan tidak menampik kemungkinan penggunaan kekuatan militer untuk merebut Greenland, sebagaimana dilaporkan The Guardian, 7 Januari 2026.


Pernyataan Trump memicu kegemparan. Perdana Menteri Greenland Jens-Frederik Nielsen menegaskan bahwa rakyat Greenland ogah menjadi bagian dari Amerika Serikat dan ingin terus di bawah Kerajaan Denmark. Namun, Trump tetap ngotot. “Kita membutuhkan Greenland untuk keamanan nasional,” ujarnya di Gedung Putih, dikutip CNN, 14 Januari 2026.


Ini bukan kali pertama AS mengincar Greenland. Sejarah panjang tarik-ulur kekuasaan atas pulau beku itu telah berlangsung berabad-abad. Posisi geografisnya yang strategis dan kekayaan alamnya yang melimpah telah memikat kekuatan-kekuatan dunia untuk menancapkan kaki di sana.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Ahmad Subardjo lahir di Karawang dari keturunan bangsawan Aceh dan Jawa. Anak kesayangan mantri polisi ini pindah ke Batavia untuk melanjutkan pendidikan di sekolah Belanda.
bg-gray.jpg
Para pengikut Tan Malaka dihadapkan ke pengadilan. Mereka didakwa melakukan penculikan Sutan Sjahrir dan berupaya menggulingkan pemerintahan.
bg-gray.jpg
Maria Ullfah was born into a prominent noble family. Yet, she chose the path of struggle.
bg-gray.jpg
Jalan panjang Maria Ullfah memperjuangkan keadilan bagi perempuan. Terhenti di zaman Jepang.
Warna batik pun menyala dengan sentuhan Tionghoa.
Warna batik pun menyala dengan sentuhan Tionghoa.
Piala Dunia Wanita bentuk pengakuan FIFA terhadap perjuangan puluhan tahun.
Piala Dunia Wanita bentuk pengakuan FIFA terhadap perjuangan puluhan tahun.
Temuan dokumen baru memperlihatkan kemungkinan Penerima Nobel 1936 bukan simpatisan Nazi.
Temuan dokumen baru memperlihatkan kemungkinan Penerima Nobel 1936 bukan simpatisan Nazi.
Sepakbolanya lahir dari zaman perang. Dirajut dari masa ke masa di tengah konflik.
Sepakbolanya lahir dari zaman perang. Dirajut dari masa ke masa di tengah konflik.
Sebagai produk Perang Dingin, Gojira merepresentasikan kecemasan rakyat Jepang akan ancaman senjata nuklir dan kerusakan alam.
Sebagai produk Perang Dingin, Gojira merepresentasikan kecemasan rakyat Jepang akan ancaman senjata nuklir dan kerusakan alam.
Kisah petani yang melawan perusahaan raksasa. Di balik fisiknya yang renta, semangat perlawanannya berapi-api.
Kisah petani yang melawan perusahaan raksasa. Di balik fisiknya yang renta, semangat perlawanannya berapi-api.
transparant.png
bottom of page