top of page

Sejarah Indonesia

Advertisement

Pedagang dan Pejuang dari Tanah Rencong (Bagian II)

Revolusi sosial memaksa Teuku Abdul Hamid Azwar berjuang di luar Aceh. Ia mendirikan perusahaan dagang untuk melegalkan penyelundupan untuk perjuangan atas usul Bung Hatta.

Oleh :
Historia
23 Jan 2026

Dengarkan artikel

bg-gray.jpg
bg-gray.jpg
camera overlay
camera_edited_30.png

Makam Teuku Abdul Hamid Azwar di TPU Tanah Kusir (Randy Wirayudha/Historia.ID)

SUNGAI Tamiang membentang dari hulu di pegunungan hingga bermuara di Selat Malaka sepanjang 104 kilometer. Ia jadi nadi peradaban di Aceh Timur, utamanya bagi masyarakat yang berdiam di Aceh Tamiang. Wilayah ini terdampak paling parah dalam bencana alam pada akhir November 2025 yang menerjang Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat hingga menewaskan lebih dari 1.100 jiwa. Belum juga pulih, warga Aceh Tamiang yang bermukim di sepanjang Sungai Tamiang terendam akibat luapan sungai yang disebabkan curah hujan tinggi pada awal tahun 2026.


Dulu, Sungai Tamiang tak hanya menampung hujan dan menyuburkan lahan-lahan di sekitarnya, tetapi juga jadi jalur perdagangan dan perjuangan di masa revolusi kemerdekaan.


Julius Pour dalam biografi Laksamana Sudomo: Mengatasi Gelombang Kehidupan mencatat, upaya Mayor John Lie dengan kapal The Outlaw bernomor lambung PPB 58 LB mendapatkan persenjataan dari Singapura dan Malaya untuk pasukan Republik di Sumatra berawal dari Sungai Tamiang. Ketika itu, tak sedikit komoditas perkebunan yang dibawa menembus blokade laut Belanda untuk dibarter dengan keperluan militer.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

Advertisement

Yang Tersisa dari Warisan Salahuddin di Pelosok Prancis

Yang Tersisa dari Warisan Salahuddin di Pelosok Prancis

Alkisah Masjid Buzancy di Ardennes, Prancis yang dibangun atas permintaan Sultan Salahuddin. Hancur semasa Revolusi Prancis. Kini beralih fungsi jadi sekolah.
Bukan Band Manis, God Bless Band Idealis

Bukan Band Manis, God Bless Band Idealis

God Bless tak mau sembarangan bikin album. Laris bukan tujuan mereka menelurkan album.
Titi Papan dan Awal Tembakau Deli

Titi Papan dan Awal Tembakau Deli

Kebun pertama tembakau Deli kini menjadi perkampungan di sekitar Jalan Platina, Medan.
Akhir Perlawanan Tuan Rondahaim Terhadap Belanda

Akhir Perlawanan Tuan Rondahaim Terhadap Belanda

Tuan Rondahaim melawan Belanda di Simalungun hingga akhir hayatnya. Dia tidak pernah menyerah. Penyakit rajalah yang menghentikan perlawanannya.
“Cari Adil, Dapat Bedil” dari Lurah Blasteran

“Cari Adil, Dapat Bedil” dari Lurah Blasteran

Dianggap menggerakan massa melawan pemerintah kolonial, Kuwu Groeneveld menanggung hukuman tak ringan.
bottom of page