top of page

Pedagang dan Pejuang dari Tanah Rencong (Bagian I)

Teuku Abdul Hamid Azwar berasal dari keluarga bangsawan Aceh. Mengagumi Sukarno membuatnya dikeluarkan dari sekolah Belanda. Ia kemudian mengulik strategi militer Jepang.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Makam Teuku Abdul Hamid Azwar di TPU Tanah Kusir (Randy Wirayudha/Historia.ID)

  • 13 Jan
  • 8 menit membaca

Diperbarui: 26 Jan

DARI gerbang utama TPU Tanah Kusir, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, areal sisi utara, beberapa ratus meter dari belakang kantor unit TPU, kita akan menemukan lebih sedikit pusara yang berhias bambu runcing dan bendera merah putih dari material besi. Salah satunya milik tokoh pejuang asal Aceh yang jarang dikenal, Teuku Abdul Hamid Azwar.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Maria Ullfah suffered a series of losses during her life. She lost four of her loved ones in a very short time.
bg-gray.jpg
Sebagai pegawai kereta api, masa depan Semaoen terjamin. Namun, dia memilih terjun ke pergerakan karena melihat ketidakadilan yang dialami rakyat jajahan.
bg-gray.jpg
Maria Ullfah’s first marriage ended in tragedy. Her husband was shot and killed by Dutch soldiers. Her second spring of love unfolded with Soebadio Sastrosatomo.
bg-gray.jpg
Captain Drury, a veteran of the Java Invasion, is the only British person buried in the old Dutch cemetery at the Bogor Botanical Gardens.
transparant.png
bottom of page