Ryamizard Ryacudu sempat menjadi calon tunggal Panglima TNI, namun gagal karena terganjal faktor politik. Setelah pensiun, Ryamizard diangkat menjadi menteri pertahanan.
Gajah putih simbol kerajaan di Thailand. Hewan suci dan langka ini dipercaya pembawa keberuntungan, sehingga tidak boleh dikonsumsi dan dipekerjakan. Gajah putih dapat menghancurkan lawan.
Sudiro meninggalkan hidup enak di Palembang karena dipanggil Sukarno ke Jakarta. Dia memimpin Barisan Pelopor dan berperan dalam Proklamasi kemerdekaan.
Kala sidak ke Tanjung Priok, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengingatkan untuk mencintai rupiah. Dahulu di pengujung Orde Baru gerakan cinta rupiah didengungkan Tutut Soeharto.
Asrul Sani seniman legendaris, dikenal sebagai sastrawan, penyair, dan sineas. Pernah menjadi anggota laskar rakyat dan lulusan sarjana kedokteran hewan.
Perjuangan Soedirman masih belum usai. Ketika sebagian pasukan Sekutu ke Magelang, mereka berjanji tak akan mengusik kedaulatan Indonesia, tetapi para eks tentara Belanda berulah kembali.
Revolusi sosial memaksa Teuku Abdul Hamid Azwar berjuang di luar Aceh. Ia mendirikan perusahaan dagang untuk melegalkan penyelundupan untuk perjuangan atas usul Bung Hatta.
Teuku Abdul Hamid Azwar berasal dari keluarga bangsawan Aceh. Mengagumi Sukarno membuatnya dikeluarkan dari sekolah Belanda. Ia kemudian mengulik strategi militer Jepang.
After being expelled from the pavilion at the Bogor Palace, Bung Karno moved to Hing Puri Bima Sakti, also known as the Batu Tulis House, where he was placed under house arrest.
Paradja menjadi nama batalion pada masa revolusi. Jejak Julian Hendrik nyaris tak terlacak. Kawilarang menjadi nakhoda kapal perang kebanggaan Kerajaan Belanda.
Kapal De Zeven Provincien dijuluki kapal hukuman karena beberapa perwira berumur yang indisipliner dan tidak cakap bekerja di tempat lain, dipindahkan ke kapal ini untuk memperbaiki diri.
Pada masa revolusi kemerdekaan, para bandit menjadi pejuang sekaligus penjahat. Kesempatan bagi mereka untuk meraih keuntungan materi, jabatan, atau legitimasi.
PNI didirikan Sukarno dkk. Setelah para pemimpinnya ditangkap dan dipenjara, partai dibubarkan, dan kemudian dihidupkan kembali. Ideologinya dipertahankan oleh ahli warisnya.
Sejak lama, Indonesia terkenal dengan kekayaan alamnya. Namun, kolonialisme perlahan merenggutnya. Pembangunan dan industrialisasi mengancam lingkungan hidup.