Diperbarui: 25 Agu
SEORANG ibu dengan tubuh gemetaran menjejaki reruntuhan tempat tinggalnya. Sambil menggenggam tas berisi tepung yang baru didapatkan, ia menangis sejadi-jadinya dan meneriakkan nama-nama anggota keluarganya.
“Di mana anak-anakku? Di mana suami, ketiga putri, dan sepupu-sepupuku? Kembalikan putri-putriku. Mereka semua di dalam [rumah],” ucapnya histeris.
Ia tak tahu apa-apa lantaran sebelumnya ia pergi untuk mendapatkan tepung demi kebutuhan keluarganya. Namun sepulangnya mendapatkan tepung, sang ibu mendapati nyawa segenap keluarganya sudah menguap seiring kediaman mereka rata dengan tanah akibat kebrutalan serangan Israel.
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.


















