- 19 Feb
- 3 menit membaca
Diperbarui: 14 Mei
DI BILANGAN Kresek, Tangerang tempo dulu, hiduplah seorang ahli bela diri bernama Encek Oh Yan. Tak diketahui apa marga Encek Oh Yan, sebagaimana lazimnya orang Tionghoa. Yang terang, Encek Oh Yan begitu disegani di tengah masyarakat Tionghoa Tangerang semasa pendudukan Jepang. Encek Oh Yan merupakan seorang jago kuntau, yang memadukan kungfu dengan silat.
Dalam Melacak Jejak Kungfu Tradisional Indonesia yang ditulis Alex Cheung, Charly Huang, dan Erwin Tan disebutkan, Encek Oh Yan memiliki keahlian bertarung yang luar biasa. Dari berbagai tuturan para sesepuh silat di daerah Kresek, kemahiran kuntau Encek Oh Yan mengutamakan kecepatan dan ilmu ringan tubuh.
Dengan teknik itu, Encek Oh Yan tak kesulitan menghadapi lawannya meskipun mereka bersenjata. Begitulah tentara Jepang kerap kerepotan meringkus Encek Oh Yan. “Diketahui Encek Oh Yan juga pernah bekerjasama dengan beberapa warga pribumi yang ahli pencak silat tradisional dalam bergerilya melawan Jepang,” catat Alex Cheung, dkk.
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.


















