top of page

Sejarah Indonesia

Advertisement

Tujuh Petenis yang Berseragam Pasukan Zionis

Lina Gushko diteriaki “pembunuh bayi” saat bertanding. Ia bukan satu-satunya petenis yang pernah beseragam tentara pendudukan Israel.

Oleh :
Historia
20 Jan 2025

Dengarkan artikel

bg-gray.jpg
bg-gray.jpg
camera overlay
camera_edited_30.png

Julia (kiri) & Lina Glushko saat memperkuat tim putri Israel di Fed Cup. (ita.co.il).

Diperbarui: 30 Des 2025

KETENANGAN dan konsentrasi Lina Gushko pecah berantakan di tengah pertandingan penting petenis putri Israel itu saat melawan Naomi Osaka asal Jepang. Teriakan-teriakan anti-zionisme Israel yang bergema. Chant-chant seperti “Palestina Merdeka”, “Israel negara teroris”, dan “pembunuh bayi” terdengar cukup lantang berkat pengeras suara, membuatnya kalah straight-set, 4-6 dan 4-6.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

Advertisement

Yang Tersisa dari Warisan Salahuddin di Pelosok Prancis

Yang Tersisa dari Warisan Salahuddin di Pelosok Prancis

Alkisah Masjid Buzancy di Ardennes, Prancis yang dibangun atas permintaan Sultan Salahuddin. Hancur semasa Revolusi Prancis. Kini beralih fungsi jadi sekolah.
Perang Jawa Memicu Kemerdekaan Belgia dari Belanda

Perang Jawa Memicu Kemerdekaan Belgia dari Belanda

Hubungan diplomatik Indonesia dan Belgia secara resmi sudah terjalin sejak 75 tahun silam. Namun, siapa nyana, kemerdekaan Belgia dari Belanda dipicu oleh Perang Jawa.
Persekutuan Tuan Rondahaim dan Sisingamangaraja

Persekutuan Tuan Rondahaim dan Sisingamangaraja

Tuan Rondahaim dan Sisingamangaraja bersekutu melawan Belanda. Keduanya telah ditetapkan sebagai Pahlawan Nasional.
Prajurit Keraton Ikut PKI

Prajurit Keraton Ikut PKI

Dua anggota legiun Mangkunegaran ikut serta gerakan anti-Belanda. Berujung pembuangan.
Bukan Band Manis, God Bless Band Idealis

Bukan Band Manis, God Bless Band Idealis

God Bless tak mau sembarangan bikin album. Laris bukan tujuan mereka menelurkan album.
bottom of page