- Hendri F. Isnaeni
- 12 Sep 2023
- 6 menit membaca
Diperbarui: 23 Jan
MUSEUM Wangsit Mandala Siliwangi di Jalan Lembong No. 38 Bandung menjadi saksi bisu sejarah berdarah. Museum itu diresmikan Panglima Kodam VI/Siliwangi Kolonel Ibrahim Adjie pada 23 Mei 1966 untuk mengenang pengorbanan Letkol Adolf Lembong, korban peristiwa APRA (Angkatan Perang Ratu Adil). Jalan yang membentang di depan gedung bergaya late romanticism itu pun diganti menjadi Jalan Lembong (sebelumnya Oud Hospitaalweg).
Sebelum dijadikan museum, bangunan yang berdiri di atas lahan seluas 4.176 meter persegi ini dipakai sebagai markas Stafkwartir Divisi Siliwangi sepulang hijrah dari Jawa Tengah.
“Gedung ini sebelum dipakai Divisi Siliwangi dulunya sekolah zaman Belanda. Pada 1950, pasukan Westerling APRA menyerang dan merebut gedung ini,” kata Kapten Heru Tri, kepala Museum Mandala Wangsit Siliwangi.
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.












