top of page

Sejarah Indonesia

Advertisement

Wareg di Warteg

Warteg, tempat bersantap untuk kaum berkantong pas-pasan. Murah dan wareg (kenyang).

17 Des 2021

Dengarkan artikel

bg-gray.jpg
bg-gray.jpg
camera overlay
camera_edited_30.png

Warung Tegal (warteg) di Jalan H. Nawi, Jakarta. (Nugroho Sejati/Historia.ID).

Diperbarui: 20 Nov 2025

LEBIH dari 20 macam masakan berjajar rapi di etalase. Mulai sambal, beragam gorengan, hingga sayuran. Makanan itu merupakan menu rutin yang dijual sebuah warung Tegal (warteg) tak bernama di Jalan Madrasah, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Bu Haji, demikian pelanggan warteg memanggil si pemilik, memasak sendiri seluruh hidangan itu. “Habis solat subuh , sama anak,” ujarnya kepada Historia. Bersama anaknya pula, Bu Haji melayani pembeli dari pagi hingga menjelang tengah malam.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

Advertisement

Yang Tersisa dari Warisan Salahuddin di Pelosok Prancis

Yang Tersisa dari Warisan Salahuddin di Pelosok Prancis

Alkisah Masjid Buzancy di Ardennes, Prancis yang dibangun atas permintaan Sultan Salahuddin. Hancur semasa Revolusi Prancis. Kini beralih fungsi jadi sekolah.
Perang Jawa Memicu Kemerdekaan Belgia dari Belanda

Perang Jawa Memicu Kemerdekaan Belgia dari Belanda

Hubungan diplomatik Indonesia dan Belgia secara resmi sudah terjalin sejak 75 tahun silam. Namun, siapa nyana, kemerdekaan Belgia dari Belanda dipicu oleh Perang Jawa.
Persekutuan Tuan Rondahaim dan Sisingamangaraja

Persekutuan Tuan Rondahaim dan Sisingamangaraja

Tuan Rondahaim dan Sisingamangaraja bersekutu melawan Belanda. Keduanya telah ditetapkan sebagai Pahlawan Nasional.
Prajurit Keraton Ikut PKI

Prajurit Keraton Ikut PKI

Dua anggota legiun Mangkunegaran ikut serta gerakan anti-Belanda. Berujung pembuangan.
Bukan Band Manis, God Bless Band Idealis

Bukan Band Manis, God Bless Band Idealis

God Bless tak mau sembarangan bikin album. Laris bukan tujuan mereka menelurkan album.
bottom of page