- 9 Jul 2024
- 3 menit membaca
Diperbarui: 6 hari yang lalu
USAI bermalam menunggu jadwal sandar, pada Jumat pagi, 5 Juli 2024, KRI Dewaruci mulai mendekati dermaga Lantamal Tanjung Uban, Pulau Bintan, Kepulauan Riau. Ketika dermaga makin dekat, Kelasi Dua Robi Nugraha melemparkan tali kecil ke arah dermaga sehingga kapal bisa ditambatkan ke dermaga. Kapal pun kemudian bisa merapat dengan sempurna di dermaga.
Setelah disambut dengan pemberian kerudung dan tanjak (ikat kepala khas Melayu), komandan Dewaruci dan para peserta Muhibah Budaya Jalur Rempah (MBJR) disuguhi musik dan tari rakyat Melayu nan enerjik dan gembira di gedung serbaguna Kompleks Lantamal. Setelahnya, para peserta MBJR naik bus menuju Tanjung Pinang. Perjalanan Tanjung Uban-Tanjung Pinang memakan waktu sekitar satu jam dengan menyusuri pesisir barat Pulau Bintan.
Sesampai di Tanjung Pinang, para peserta MBJR naik kapal kecil yang disebut Kepompong. Tujuannya adalah Pulau Penyengat, yang berjarak sekira 1,5 km dari Pulau Bintan. Perjalanan laut ini memakan waktu 15 menit saja.
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.












