- 8 Jul 2025
- 3 menit membaca
KOLONEL Zulkifli Lubis tak tampak di Istana Merdeka pada 27 Juni 1955. Padahal, sebagai pejabat KSAD sementara, Lubis mestinya hadir untuk serah terima jabatan dengan koleganya Kolonel Bambang Utoyo. Serangkaian keganjilan kemudian mewarnai proses pelantikan Bambang Utoyo sebagai Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD). Dari Istana Merdeka, tempat pelantikan lantas dipindahkan ke aula Istana Negara.
Seperti Lubis, tiada seorang pun perwira teras markas besar AD maupun panglima teritorium yang datang menghadiri acara pelantikan pimpinan mereka itu. Korps musik untuk mengiringi acara pelantikan bahkan harus didatangkan dari Dinas Pemadam Kebakaran. Menurut harian Indonesia Raya, Lubis bertanggung jawab atas aksi boikot tersebut.
“Wakil KSAD Zulkifli Lubis telah mengeluarkan instruksi kepada segenap anggota Angkatan Darat untuk tidak menghadiri pelantikan KSAD Bambang Utoyo,” demikian diwartakan Indonesia Raya.
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.


















