top of page

23 Januari 1948

1948
Amir syarifuddin menyerahkan mandat kepada Presiden Sukarno, dan Presiden menugaskan kepada Wakil Presiden Mohammad Hatta untuk membentuk kabinet.

23 Januari 1946

1946
Di Makasar NICA menjalankan kekuasaanya dengan sewenang-wenang. Di dalam kota bendera Belanda banyak berkibar, tapi di luar kota Merah-Putih berjaya. Rakyat hanya mengakui NRI (Negara Republik Indonesia) sebagai pemerintah yang sah, yang dipimpin oleh Dr. G.S.S.J. Ratulangie dan Ir. Tadjuddin Noor.

23 Januari 1950

1950
Pasukan Angkatan Perang Ratu Adil (APRA) dipimpin Kapten Raymond Westerling, mantan komandan Pasukan Khusus Belanda, menyerang TNI di Bandung.
loading
bottom of page