Diperbarui: 17 Agu
DI balik minimnya peran militer Belanda dalam Perang Dunia II di front Pasifik, ada peran orang-orang Indonesia yang berdinas dalam militer Belanda. Terutama di daerah Indonesia Timur. Beberapa misi penyusupan digalang oleh Netherlands East Indies Forces Intelligence Service (NEFIS) di sekitar Papua.
Misi di daerah Papua yang diduduki Jepang sangat berat. Penyusup yang tertangkap bisa dihukum mati Jepang. Salah satunya misi Langs sekitar Agustus 1944.
“Misi ini dipimpin oleh Komandan Letnan Laut Kelas Tiga Mohammed Abdul Razak, dengan seorang kopral Eropa, dua operator radio Eropa, dan enam tentara orang Indonesia,” tulis Louis de Jong dalam Het Koninkrijk der Nederlanden in de Tweede Wereldoorlog Deel IIC Nederlandsch Indie III.
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.


















