top of page

Ajaran Amal untuk Ilmu Kebal

Seorang perwira terpikat wasiat menggapai kekebalan dari orang pintar. Setelah dilakoni ternyata menjadi kebal hanya memerlukan ikhtiar dalam beramal.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Soegih Arto tengah memberikan santunan kepada masyarakat yang pernah menolong pasukannya saat era revolusi. (Koleksi Muhammad Rivai).

3 Jun 2020
2 menit membaca

Diperbarui: 30 Apr

KISAH perjuangan revolusi kemerdekaan di Indonesia seringkali berlumur bumbu mistis. Ganasnya peperangan melawan Belanda membuat para pejuang mencari berbagai cara untuk bertahan dalam pertempuran. Menjadi kebal adalah salah satunya.


Menurut Kapten Soegih Arto, di masa revolusi banyak sekali pemuda pejuang yang berusaha memperoleh jimat. Benda bertuah itu diharapkan akan membuat mereka kebal dari tembakan pelutu ataupun tikaman bayonet.


Beberapa dari mereka ada yang mencari sendiri atau mendapatkannya dari kiai maupun orang pintar. Ada yang dikalungkan di leher. Ada yang harus diikatkan di kepala. Ada harus dipakai sebagai sabuk, dan lain sebagainya.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Djalimin was sentenced to 15 years in prison for killing a Dutch man who was about to rape her. A question posed by a member of the Indonesian House of Representatives to the government led to her release.
bg-gray.jpg
Bersama Henk Sneevliet, Adolf Baars mempelopori komunisme di Indonesia. Takdir keduanya setali tiga uang, berakhir tragis di tangan Nazi.
bg-gray.jpg
Jauh di pedalaman hutan Papua yang terisolasi, sejumlah warga Lampung turut menjalani hidup sebagai tahanan politik. Salah satunya adalah Sjahmin Pandjinegara.
bg-gray.jpg
PKI memiliki tradisi intelektual yang kuat. Membawa gagasan ke tengah masyarakat melalui pendidikan dan pemberantasan buta huruf. Hasilnya menjadi salah satu partai terbesar.
Perkembangan zaman membuat tarian Jawa beradaptasi agar tetap bertahan.
Perkembangan zaman membuat tarian Jawa beradaptasi agar tetap bertahan.
Pahlawan sejatinya manusia biasa. Pengajaran sejarah mestinya bisa menghadirkan sosok humanisnya.
Pahlawan sejatinya manusia biasa. Pengajaran sejarah mestinya bisa menghadirkan sosok humanisnya.
Penelitian Belanda dan berbagai kasus gugatan pengadilan yang melibatkan mereka.
Penelitian Belanda dan berbagai kasus gugatan pengadilan yang melibatkan mereka.
Negeri-negeri yang bergulat dari masa transisi menuju demokrasi, kejahatan kemanusian di masa lalu acap menjadi beban di masa kini.
Negeri-negeri yang bergulat dari masa transisi menuju demokrasi, kejahatan kemanusian di masa lalu acap menjadi beban di masa kini.
Pemahaman secara mendalam dan berimbang terhadap peristiwa pada kurun 1959-1969 syarat menuju rekonsiliasi.
Pemahaman secara mendalam dan berimbang terhadap peristiwa pada kurun 1959-1969 syarat menuju rekonsiliasi.
Berhasrat membalas dendam dan mewujudkan tuntutan, sekelompok aktivis garis keras Armenia mengebom bandara di Paris.
Berhasrat membalas dendam dan mewujudkan tuntutan, sekelompok aktivis garis keras Armenia mengebom bandara di Paris.
transparant.png
bottom of page