- 30 Des 2024
- 5 menit membaca
Diperbarui: 1 Jan
BERTAHUN-tahun manusia mempelajari dan mencari cara untuk dapat terbang seperti burung. Ketika Joseph-Michel dan Jacques-Étienne Montgolfier mendemonstrasikan balon udara di Prancis pada 1783, orang-orang berdatangan untuk melihat langsung bagaimana sebuah keajaiban bekerja. Perhatian terhadap balon udara semakin tinggi ketika pada 21 November 1783, Jean-François Pilâtre de Rozier and François Laurent d’Arlandes menerbangkan balon udara yang dirancang oleh Montgolfier bersaudara. Setelah itu, mimpi manusia untuk dapat terbang tak lagi isapan jempol belaka.
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.












