top of page

Akhir Tragis Sang Penerbang Legendaris

Cal Rodgers menjadi orang pertama yang berhasil melakukan penerbangan transkontinental. Nahas, ia tewas dalam kecelakaan pesawat.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Calbraith "Cal" Rodgers (kiri) saat mengendalikan pesawatnya yang dinamai Vin Fiz. Kerangka pesawat Vin Fiz (kanan) yang rusak parah setelah Cal mengalami kecelakaan. (Smithsonian/Wikimedia Common).

30 Des 2024
5 menit membaca

Diperbarui: 1 Jan

BERTAHUN-tahun manusia mempelajari dan mencari cara untuk dapat terbang seperti burung. Ketika Joseph-Michel dan Jacques-Étienne Montgolfier mendemonstrasikan balon udara di Prancis pada 1783, orang-orang berdatangan untuk melihat langsung bagaimana sebuah keajaiban bekerja. Perhatian terhadap balon udara semakin tinggi ketika pada 21 November 1783, Jean-François Pilâtre de Rozier and François Laurent d’Arlandes menerbangkan balon udara yang dirancang oleh Montgolfier bersaudara. Setelah itu, mimpi manusia untuk dapat terbang tak lagi isapan jempol belaka.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Kepulangan Semaoen ke Indonesia setelah 33 tahun di pengasingan disambut semarak. Presiden Soeharto menawarkan keluarga agar jenazahnya dimakamkan di Kalibata.
bg-gray.jpg
Memutus perkara adalah amanah, bukan mainan. Siapa mengkhianatinya harus menanggung akibat yang sepadan. Itulah yang tersurat dalam sistem dan tata kelembagaan hukum Jawa yang diterapkan Kesultanan Demak hingga Yogyakarta.
bg-gray.jpg
Tiga bersaudara berjuang mempertahankan kemerdekaan di Kalimantan Barat. Bardan Nadi, yang gugur di tangan tentara Belanda, diingat sebagai pahlawan. Sedangkan jejak kedua saudaranya menghilang di tengah perburuan kaum komunis setelah 1965.
bg-gray.jpg
Sepeninggal mentornya, Henk Sneevliet, Semaoen mengampu panji palu arit. Merapat ke Moskow hingga diasingkan lewat besluit.
transparant.png
bottom of page