top of page

Aksi Pembangkangan Boyke Nainggolan

Ketidaksetujuannya tak digubris pemerintah pusat, sang mayor menggerakan pasukannya menguasai Kota Medan. Merampok Bank Indonesia untuk membiayai perjuangan PRRI.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Mayor Boyke Nainggolan. Sumber: buku "Kolonel Maludin Simbolon: Liku-liku Perjuangannya dalam Pembangunan Bangsa".

11 Jul 2020
2 menit membaca

Diperbarui: 19 Apr

SEPULANG dari pendidikan di Amerika Serikat (AS), Mayor Boyke Nainggolan sedianya disiapkan menjadi perwira masa depan oleh Markas Besar Angkatan Darat. Namun dalam perkembangan selanjutnya ternyata Mayor Boyke justru bersilang pendapat dengan pemerintah. Dia tidak setuju dengan cara pemerintah pusat menyelesaikan masalah PRRI lewat operasi militer. Karena ketidaksetujuannya tidak digubris, maka komandan Batalion Pengawal Kota Medan itu pun bikin kejutan sebagai wujud koreksinya.


“Mayor Boyke Nainggolan di Medan melakukan kudeta yang (dia) menamakan Operasi Sabang-Merauke,” ungkap Dinas Sejarah TNI dalam Biografi Jenderal Besar Dr. A.H. Nasution: Perjalanan Hidup dan Pengabdiannya.


Aksi pembangkangan Mayor Boyke terhadap pemerintah pusat itu terjadi pada 16 Maret 1958. Nainggolan bergerak setelah Mayor Jenderal Abdul Haris Nasution, Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD), “menghukum” kekuatan PRRI lewat “Operasi Tegas” di Pekanbaru, Riau. Pasukan Nainggolan berasal dari Batalion Infantri 131 yang sebelumnya di bawah pimpinan koleganya, Mayor Henry Siregar.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Gatot Soebroto menjadi tentara Belanda ditentang sang ayah karena tidak ingin anaknya menjadi penindas bangsanya. Dia membuktikan diri sebagai tentara yang peduli kaum lemah hingga dicap sersan gila oleh atasannya.
bg-gray.jpg
Ikut dikirim ke Ambon, Gatot Soebroto dikira keluarganya sudah mati. Masa Pendudukan Jepang membuatnya “menukar” seragam dari KNIL ke PETA.
bg-gray.jpg
Maria Ullfah’s long journey to fight for justice for women came to a halt during the Japanese occupation.
bg-gray.jpg
Gatot Soebroto berani dan suka berkelahi, yang berakibat dikeluarkan dari sekolah. Di balik sikap kerasnya, dia baik hati ibarat seharum tanjung tetapi sekeras baja.
Qaramitah mendirikan negara dengan gagasan sistem kas bersama dan menghapus feodalisme. Namun mereka juga menerapkan perbudakan dan membantai jamaah haji hingga mencuri Hajar Aswad.
Qaramitah mendirikan negara dengan gagasan sistem kas bersama dan menghapus feodalisme. Namun mereka juga menerapkan perbudakan dan membantai jamaah haji hingga mencuri Hajar Aswad.
Kolaborasi kelompok teater Belanda-Indonesia di Festival Teater Jakarta. Mengangkat repertoir eks-KNIL dengan trauma dan fantasinya.
Kolaborasi kelompok teater Belanda-Indonesia di Festival Teater Jakarta. Mengangkat repertoir eks-KNIL dengan trauma dan fantasinya.
Dokumenter pahlawan dari Fuentalbilla yang ditempa di La Masia. Memendam beban psikis di balik sifatnya yang kalem dan dingin.
Dokumenter pahlawan dari Fuentalbilla yang ditempa di La Masia. Memendam beban psikis di balik sifatnya yang kalem dan dingin.
Mengenal sepakbola dari ekspatriat, negeri kecil di Teluk Persia ini tampil di pentas internasional lewat Piala Dunia.
Mengenal sepakbola dari ekspatriat, negeri kecil di Teluk Persia ini tampil di pentas internasional lewat Piala Dunia.
Dengan bantuan Uni Soviet, Indonesia pernah hampir memiliki Institut Oceanografi di Ambon. Ditelantarkan Orde Baru.
Dengan bantuan Uni Soviet, Indonesia pernah hampir memiliki Institut Oceanografi di Ambon. Ditelantarkan Orde Baru.
Utusan Mesir yang membawa keputusan pengakuan kedaulatan Republik Indonesia dari negara-negara Liga Arab, sempat terdampar di Singapura.
Utusan Mesir yang membawa keputusan pengakuan kedaulatan Republik Indonesia dari negara-negara Liga Arab, sempat terdampar di Singapura.
transparant.png
bottom of page