top of page

Ali Sadikin Gubernur Necis

Di balik sikapnya yang tegas dan galak, Ali Sadikin punya penampilan yang sedap dipandang mata. Dinobatkan sebagai pria berbusana terbaik pada 1972.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Gubernur DKI Jakar Ali Sadikin, 1972. (Varianada edisi 87 tahun 1972).

6 Nov 2024
3 menit membaca

SELAMA menjabat sebagai gubernur DKI Jakarta (1966—1977), Ali Sadikin menorehkan berbagai prestasi. Penghargaan yang dicapai Bang Ali kebanyakan atas keberhasilannya memodernasi Kota Jakarta. Namun, Ali Sadikin juga pernah meraih penghargaan dalam kontes busana.


“Ali Sadikin, pria yang berbusana paling baik tahun 1972,” demikian dilansir Kompas, 19 Januari 1973.


Nominasi pria berbusana terbaik pada 1972 diselenggarakan oleh majalah fesyen terkemuka Model  bersama Indonesia Fashion Centre (IFC). Hasilnya, sepuluh nama masuk nominasi teratas. Dari urutan 10—2 yakni: John Naro (wakil ketua DPR), Laksamana Madya Abdul Kadir (deputi KSAL), Yoop Ave (Kepala Rumah Tangga Istana), Bambang Trisulo (pengusaha), WT Delworth (Duta Besar Kanada), Sarnubi Said (pejabat tinggi Pertamina), Piek Mulyadi (pejabat DKI Jaya), Rahadian Yamin (peragawan), Hasjim Ning (pengusaha). Sementara itu, Ali Sadikin bertengger di posisi teratas.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Kepulangan Semaoen ke Indonesia setelah 33 tahun di pengasingan disambut semarak. Presiden Soeharto menawarkan keluarga agar jenazahnya dimakamkan di Kalibata.
bg-gray.jpg
Memutus perkara adalah amanah, bukan mainan. Siapa mengkhianatinya harus menanggung akibat yang sepadan. Itulah yang tersurat dalam sistem dan tata kelembagaan hukum Jawa yang diterapkan Kesultanan Demak hingga Yogyakarta.
bg-gray.jpg
Tiga bersaudara berjuang mempertahankan kemerdekaan di Kalimantan Barat. Bardan Nadi, yang gugur di tangan tentara Belanda, diingat sebagai pahlawan. Sedangkan jejak kedua saudaranya menghilang di tengah perburuan kaum komunis setelah 1965.
bg-gray.jpg
Sepeninggal mentornya, Henk Sneevliet, Semaoen mengampu panji palu arit. Merapat ke Moskow hingga diasingkan lewat besluit.
transparant.png
bottom of page