- Martin Sitompul

- 2 Des 2024
- 3 menit membaca
Diperbarui: 4 Jan
SEBELUM abad ke-19, bangsa Eropa yang berlayar ke Nusantara (Hindia Timur) adalah kaum laki-laki. Setibanya di Kepulauan Nusantara, banyak dari mereka yang kawin dengan wanita setempat. Anak-anak hasil kawin silang lintas ras ini menghasilkan kelompok etnik baru yang disebut keturunan mestizo. Bagi yang orang tuanya berkebangsaan Belanda, anak-anak mereka disebut Indo-Belanda.
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.












