- Amanda Rachmadita
- 18 Sep 2024
- 4 menit membaca
Diperbarui: 31 Jan
AIR mata buaya menggambarkan seseorang yang berpura-pura menangis atau sedih untuk menarik simpati orang lain.Istilah ini sangat populer. Bagaimana awal mula “air mata buaya” muncul?
Menurut leksikografer Inggris, Susie Dent, ungkapan air mata buaya yang berarti menunjukkan ekspresi sedih yang tidak tulus berasal dari pertengahan abad ke-16. Dalam sebuah catatan tentang kehidupan Edmund Grindal, Uskup Agung Canterbury pada abad ke-16 termuat kalimat “Saya mulai khawatir, jangan-jangan kerendahan hatinya … adalah kerendahan hati yang palsu, dan air matanya adalah air mata buaya”.
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.












