top of page

Di Balik Warna Merah dan Istilah Kiri

Warna merah dan istilah kiri kerap dikaitkan dengan ideologi sosialis maupun komunis. Namun, jauh sebelumnya simbol ini identik dengan semangat revolusi untuk perubahan.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Bendera merah dalam Revolusi 1917 di Uni Soviet.

20 Sep 2023
5 menit membaca

Diperbarui: 17 Apr

PADA 1918, pendiri Partai Komunis Uni Soviet yang juga penggerak Revolusi Bolshevik 1917, Vladimir Illyich Ulyanov atau dikenal dengan Vladimir Lenin, mengadakan kompetisidesainlambang negara yang dipimpinnya, yang berdiri tak lama setelah dinasti Romanovjatuh.


Sebelum digulingkan, dinasti Romanov memiliki lambang elang berkepala dua, yang merepresentasikan kekuasaan kekaisaran atas wilayah timur dan barat. Namun, Revolusi 1917 menghancurkan simbol-simbol kekuasaan kekaisaran.


Kompetisi digelar sebagai bagian dari perayaan May Day 1918. Seniman Rusia, Yevgeny Ivanovich Kamzolkin, keluar sebagai pemenang. Ia mendesain sebuah lambang yang pada bagian tengahnya terdiri dari palu dan arit disatukan dalam formasi X.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Tiga bersaudara berjuang mempertahankan kemerdekaan di Kalimantan Barat. Bardan Nadi, yang gugur di tangan tentara Belanda, diingat sebagai pahlawan. Sedangkan jejak kedua saudaranya menghilang di tengah perburuan kaum komunis setelah 1965.
bg-gray.jpg
Sepeninggal mentornya, Henk Sneevliet, Semaoen mengampu panji palu arit. Merapat ke Moskow hingga diasingkan lewat besluit.
bg-gray.jpg
Semaoen membawa Sarekat Islam cabang Semarang ke arah radikal. Pecah kongsi dengan H.O.S. Tjokroaminoto, Semaoen membentuk Sarekat Islam Merah.
bg-gray.jpg
Semaoen dikenal sebagai wartawan yang tajam mengkritik pengusaha kapitalis dan pemerintah kolonial. Akibatnya, dia dipenjara karena delik pers. Selama ditahan, dia menulis Hikajat Kadiroen.
transparant.png
bottom of page