top of page

Sejak Kapan Bulan Sabit dan Bintang serta Warna Hijau Identik dengan Islam?

Penggunaan simbol bulan sabit dan bintang berkaitan dengan penaklukkan Konstantinopel oleh Turki Utsmani. Sementara warna hijau dari simbol warna dinasti dan politik kemudian menjadi warna religius bagi umat Islam.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Bendera Pakistan menampilkan bulan bintang dan warna hijau yang dipandang sebagai simbol Islam. (Wikimedia Commons).

11 Mar 2025
6 menit membaca

Diperbarui: 2 hari yang lalu

BERAGAM benda, baik objek alam maupun buatan manusia, dan warna kerap muncul dalam representasi simbolis kelompok-kelompok agama dan politik. Contohnya, benda-benda langit seperti bulan sabit dan bintang, serta warna hijau dipandang sebagai simbol Islam yang banyak ditemukan dalam arsitektur. Lambang bulan sabit dengan bintang lima sudut umum ditemukan di puncak menara dan kubah masjid hingga bendera negara-negara berpenduduk mayoritas muslim.


Lebih dari sekadar simbol, bulan bahkan berperan besar dalam kalender Hijriah. Sebab, sistem penanggalan Islam didasarkan pada peredaran bulan terhadap bumi. Menurut Edgar Williams dalam Moon: Nature and Culture, pengamatan terhadap bulan menjadi hal yang penting dan wajib untuk menentukan awal bulan puasa atau Ramadan. Kebiasaan mengamati aktivitas benda langit ini juga menjadi hal yang umum dilakukan oleh orang Romawi.


Setelah melakukan observasi, seorang pejabat yang disebut Pontifex akan mengumumkan kapan bulan terlihat, sehingga menandakan waktu setiap bulan dimulai dan apakah nones (kemunculan bulan pada kuartal pertama sebagai bulan sabit) pada bulan tersebut akan jatuh pada hari kelima atau ketujuh.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Tiga bersaudara berjuang mempertahankan kemerdekaan di Kalimantan Barat. Bardan Nadi, yang gugur di tangan tentara Belanda, diingat sebagai pahlawan. Sedangkan jejak kedua saudaranya menghilang di tengah perburuan kaum komunis setelah 1965.
bg-gray.jpg
Sepeninggal mentornya, Henk Sneevliet, Semaoen mengampu panji palu arit. Merapat ke Moskow hingga diasingkan lewat besluit.
bg-gray.jpg
Semaoen membawa Sarekat Islam cabang Semarang ke arah radikal. Pecah kongsi dengan H.O.S. Tjokroaminoto, Semaoen membentuk Sarekat Islam Merah.
bg-gray.jpg
Semaoen dikenal sebagai wartawan yang tajam mengkritik pengusaha kapitalis dan pemerintah kolonial. Akibatnya, dia dipenjara karena delik pers. Selama ditahan, dia menulis Hikajat Kadiroen.
transparant.png
bottom of page