- 25 Mar 2017
- 2 menit membaca
Diperbarui: 6 hari yang lalu
PADA 16 April 1947, istilah perang dingin (cold war) pertama kali digunakan untuk menyebut konflik geopolitik pasca Perang Dunia II antara Amerika Serikat dan Uni Soviet.
Kamus Besar Bahasa Indonesia mengartikan “perang dingin”: 1. perang tanpa mengangkat senjata, hanya saling menggertak 2. suasana internasional yang sangat tegang dan bermusuhan yang diakibatkan oleh konflik ideologi antara Blok Barat (liberal kapitalis) dan Blok Timur (sosial komunis) yang berkembang setelah Perang Dunia Kedua.
Pada akhir Perang Dunia II, penulis Inggris George Orwell telah menggunakan “perang dingin” sebagai istilah umum dalam esainya “You and the Atomic Bomb” di surat kabar Inggris, Tribune, 19 Oktober 1945, tentang hidup dalam ancaman perang nuklir dan dunia yang terpolarisasi.
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.


















