top of page

Jenderal Tempur Ryamizard Ryacudu

Ryamizard dikenal sebagai jenderal TNI yang suka bicara blak-blakan. Di puncak kariernya, ia gagal menjadi panglima TNI.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Jenderal TNI Ryamizard Ryacudu (membidik dengan pistol) semasa menjabat Panglima Kostrad (2000-2002). (Bali Post, 1 Agustus 2001).

6 Jun
4 menit membaca

JENDERAL TNI (Purn.) Ryamizard Ryacudu meninggal dunia pada 31 Mei 2026. Ryamizard merupakan Menteri Pertahanan (Menhan) Kabinet Kerja (2014–2019) di periode pertama pemerintahan Presiden Joko Widodo. Semasa menjabat Menhan, Ryamizard dikenal tegas, berani, dan suka bicara ceplas-ceplos.


Misalnya, Ryamizard pernah menolak wacana rekonsiliasi terhadap korban tragedi 1965. Menurutnya, rekonsiliasi tidak diperlukan sebab yang terjadi adalah peristiwa pemberontakan Partai Komunis Indonesia (PKI). Bagi Ryamizard, penumpasan kader dan simpatisan PKI yang memakan banyak korban warga sipil sama seperti perang. Oleh karena itu, rekonsiliasi tak diperlukan apalagi permintaan maaf dari negara.


“Rekonsiliasi dengan siapa? Orang PKI? Sudah pada mati kok. Enggak usah lagi lah. Ini pemberontakan ditumpas, pantas-pantas saja mati,” kata Ryamizard dalam “Simposium Anti PKI” pada 2016 silam.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Di usianya yang masih muda, Semaoen memimpin dan menggerakkan serikat buruh. Dia memperjuangkan pekerja tertindas dengan melancarkan pemogokan, sampai diusir pemerintah kolonial.
bg-gray.jpg
Beranjak remaja di tengah berseminya pergerakan, Semaoen “dibentuk” Sneevliet guna merintis jalan revolusioner.
bg-gray.jpg
Maria Ullfah suffered a series of losses during her life. She lost four of her loved ones in a very short time.
bg-gray.jpg
Sebagai pegawai kereta api, masa depan Semaoen terjamin. Namun, dia memilih terjun ke pergerakan karena melihat ketidakadilan yang dialami rakyat jajahan.
transparant.png
bottom of page