top of page

Begitu Sulit Mendapatkan SIM

Surat izin mengemudi sudah diwajibkan sejak zaman Belanda. Sejak awal untuk mendapatkan SIM sudah sulit.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Pengemudi memarkir mobil di Koningsplein di Batavia tahun 1915. (KITLV).

  • 3 Feb 2023
  • 4 menit membaca

Setiap pengemudi wajib memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM) agar dapat mengendarai kendaraannya di jalanan. Untuk mendapatkan SIM, pengendara harus mengikuti tes tulis dan praktik berkendara. Namun, banyak pengendara yang gagal dalam tes praktik. Pemohon bisa mengulang tes praktik dua minggu kemudian. Kini, Polri mengizinkan pemohon mengulang tes praktik hari itu juga sampai berhasil.


Pemberlakuan SIM bagi pengendara berkaitan dengan hadirnya sepeda motor dan mobil di Hindia Belanda menjelang abad ke-20. Pada masa itu, mobil dan motor belum dapat dibeli secara langsung, tetapi harus dipesan ke pabriknya di luar negeri. Dealer atau ruang pamer kendaraan (showroom) mulai muncul di Hindia Belanda pada awal abad ke-20.


Dukut Imam Widodo dalam Hikajat Soerabaia Tempo Doeloe menyebut di Surabaya pada 1920-an mulai dibuka sejumlah tempat penjualan mobil maupun toko yang menyediakan suku cadang untuk kendaraan bermotor seperti N.V. Autohandel P. Bouman (Showroom & Verkoopafd.) di Tunjungan 85, dan Ford Sales & Service (N. V. Behn Meyer & Co. Handel Mij.) di Tunjungan 4a.



Pada masa awal kemunculan mobil, pengendara mengemudikannya tanpa SIM. Menurut G.H.von Faber dalam Oud Soerabaia baru pada 1 Januari 1900 para pengemudi kendaraan yang digerakkan oleh mesin berbahan bakar bensin dan tidak berjalan di atas rel, harus memiliki SIM untuk dapat berkendara di jalan umum.


Para pengemudiharus mengikuti serangkaian tes, terutama tes mengemudi dengan didampingi seorang inspektur polisi. Dalam tes tersebut peserta diminta mengemudikan kendaraannya melewati sejumlah jalan. Selanjutnya para peserta diminta untuk bermanuver di antara barisan bendera, menggerakkan mobil maju dan mundur, hingga berbelok.“Perjalanan itu lebih seperti kompetisi keterampilan daripada ujian untuk mendapatkan lisensi,” tulis Von Faber.


Proses mendapatkan SIM yang mewajibkan pengendara lulus tes mengemudi membuat banyak orang gagal. Pada 1900, sebut Dukut, di Surabaya hanya enam orang yang memiliki SIM.



Pemerintah kolonial Belanda kemudian membuat peraturan lalu lintas di antaranya mengenai jenis-jenis SIM. Menurut Mona Lohanda dalam Sejarah Para Pembesar Mengatur Batavia, dalam Staatsblad 1933 No. 86disebutkan pengendara mobil harus memiliki SIM jenis A (Pasal A 24) sedangkan untuk mobil angkutan seperti vrachauto dan autobus (kini lebih dikenal dengan truk dan bus) SIM-nya kelas B.


“Syarat untuk memperoleh SIM A harus sudah berusia 18 tahun, sementara untuk SIMB harus di atas 21 tahun,” tulis Mona. SIM atau rijbewijs, yang di lidah bumiputra disebut rebewes, berlaku untuk seluruh HindiaBelanda selama lima tahun.


Surat izin mengemudi tahun 1900. (Repro Hikajat Soerabaia Tempo Doeloe).
Surat izin mengemudi tahun 1900. (Repro Hikajat Soerabaia Tempo Doeloe).

Bila SIM telah mendekati masa kadaluwarsa, maka pengendara wajib melakukan perpanjangan dan menyerahkan SIM lama kepada pihak berwajib. Sejumlah aturan terkait permohonan pembuatan maupun perpanjangan SIM dilampirkan dalam surat kabar De Locomotief, 21 Agustus 1933, yang juga menjelaskan mengenai proses perubahan informasi terkait data diri pengendara. Jika pemegang SIM pindah tempat tinggal, ia wajib memberitahukan kepada otoritas terkait mengenai kepergiannya. Ia juga wajib, dalam waktu empat belas hari setelah tiba di tempat tinggalnya yang baru, untuk menunjukkan SIM yang dimilikinya kepada otoritas setempat yang bertanggungjawab menerbitkan SIM.


Selain itu, surat kabar tersebut juga menginformasikan biaya permohonan pembuatan SIM. Permohonan SIM baru dikenakan biaya 1.50 gulden, sementara jika SIM sudah usang sehingga tak lagi terbaca seluruhnya atau sebagian, maka pemiliknya wajib mengajukan SIM baru yang proses pembuatannya dikenai biaya 1.50 gulden. Peraturan wajib SIM bagi pengemudi kendaraan bermotor ini membuat orang-orang yang memiliki mobil maupun motor berbondong-bondong mengajukan permohonan pembuatan SIM. Namun, tak sedikit peserta yang gagal melalui serangkaian tes terutama tes berkendara, sehingga harus mengikuti ujian ulang atau nekat berkendara tanpa memiliki SIM.



Tes untuk mendapatkan SIM yang cukup sulit mendorong dibuatnya buku maupun buklet tentang soal-soal ujian disertai jawabannya. Surat kabar Bataviaasch Nieuwsblad, 10 Oktober 1933 melaporkan, buklet tersebut disusun oleh B.K. Noorman, mantan komisaris polisi, J. Berendsen, inspektur polisi, dan Ch. F. Hommes, seorang teknisi otomotif. Buklet tersebut tak hanya diperuntukkan bagi mereka yang hendak mengikuti ujian mendapatkan SIM, tetapi juga untuk masyarakat yang tertarik mengetahui peraturan lalu lintas. Guna merambah pembaca yang lebih luas, buklet ini tersedia dalam bahasa Belanda dengan terjemahan Melayu dan Inggris.


Permohonan pembuatan SIM tak terbatas pada laki-laki.Dalam surat kabar Soerabaijasch Handelsblad, 23 September 1939 diberitakan, tak kurang dari 150 perempuan telah mendaftar untuk mendapatkan SIM A, sementara 17 perempuan mengajukan SIM B.



Perempuan yang mengikuti ujian berkendara dan berhasil mendapatkan SIM diceritakan oleh Bambang Budi Siswanto, dokter spesialis jantung dan pembuluh darah, dalam Mengajar Dengan Kasih, salah satu tulisan yang termuat dalam Dosen Berkisah Jangan Pernah Menyerah. Bambang yang mengajar di Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia mengisahkaneyang putrinya yang berhasil mendapatkan SIM pada zaman kolonial Belanda.

“Eyang putri saya keturunan keraton. Walaupun memakai kain jarit Jawa, beliau jago bermain tenis lapangan dan merupakan perempuan pertama di Indonesia yang berhasil memiliki rijbewijs (Surat Izin Mengemudi) pada zaman Belanda,” tulis Bambang.


Pemerintah kolonial Belanda mewajibkan pengendara memiliki SIM sebagai upaya menertibkan lalu lintas dan mencegah kecelakaan di jalan raya. Kini, SIM tak hanya menjadi bagian dari peraturan lalu lintas, tetapi juga menjadi tanda pengenal atau kartu identitas bersamaan dengan kartu tanda pendudukdan paspor.*

Komentar

Dinilai 0 dari 5 bintang.
Belum ada penilaian

Tambahkan penilaian
bg-gray.jpg
Maria Ullfah terpikat sosialisme pada pandangan pertama. Sutan Sjahrir jadi comblangnya.
bg-gray.jpg
Buyut Ahmad Subardjo berasal dari keluarga terpandang di Aceh yang terlibat persaingan kekuasaan. Dia memilih merantau ke Jawa dan menjadi pemuka agama Islam. Anaknya mengikuti jejaknya.
bg-gray.jpg
Maria Ullfah berada di dalam pusaran kontroversi penyusunan RUU Perkawinan. Berbuah manis walau penuh kompromi.
bg-gray.jpg
Ahmad Subardjo lahir di Karawang dari keturunan bangsawan Aceh dan Jawa. Anak kesayangan mantri polisi ini pindah ke Batavia untuk melanjutkan pendidikan di sekolah Belanda.
Tak terima seorang warganya tewas di tangan pejuang pembebasan Palestina, pemerintahan Ronald Reagan melakukan pembalasan.
Tak terima seorang warganya tewas di tangan pejuang pembebasan Palestina, pemerintahan Ronald Reagan melakukan pembalasan.
Pada awal kemerdekaan angka kematian bayi cukup tinggi. Upaya pendidikan dukun pun dilakukan lewat Proyek Serpong.
Pada awal kemerdekaan angka kematian bayi cukup tinggi. Upaya pendidikan dukun pun dilakukan lewat Proyek Serpong.
Patung Ratu Mesir Nefertiti menjadi sumber perselisihan Jerman dan Mesir selama puluhan tahun.
Patung Ratu Mesir Nefertiti menjadi sumber perselisihan Jerman dan Mesir selama puluhan tahun.
Kegagalan demi kegagalan menjadi bagian dari sejarah perkembangan pesawat terbang.
Kegagalan demi kegagalan menjadi bagian dari sejarah perkembangan pesawat terbang.
Sebagaimana Premier League, Serie A, dan NBA, akhirnya F1 juga membatalkan ajang balapannya. Menghindari pengalaman enam dekade lampau.
Sebagaimana Premier League, Serie A, dan NBA, akhirnya F1 juga membatalkan ajang balapannya. Menghindari pengalaman enam dekade lampau.
Kenegarawanan Churchill tercatat dalam sejarah. Namun, film ini menyuguhkan Churchill yang lain.
Kenegarawanan Churchill tercatat dalam sejarah. Namun, film ini menyuguhkan Churchill yang lain.
transparant.png
bottom of page