Mata-mata Barat mengumpulkan kertas yang dijadikan tisu toilet oleh tentara Soviet. Kertas itu berisi informasi penting tentang rencana hingga pengembangan alat tempur.
Percobaan bom nuklir-hidrogen oleh Amerika Serikat di Kepualaun Eniwetok di Pasifik merisaukan seorang anggota DPR. Mendorong pemerintah galang sikap penolakan di pentas internasional.
Memanfaatkan kesempatan dalam kesempitan, milisi Serbia memandu orang-orang kaya untuk “Sarajevo Safari”. Ibu hamil jadi yang termahal untuk diburu via senapan.
Sebelum menjadi sentra kuliner seperti sekarang, kawasan Jalan Sabang pernah menjadi tempat nongkrong anak gaul Jakarta hingga tempat mangkal tante-tante kesepian.
Klub sepakbola yang dibangun komunitas Arab Pekalongan ini tak bisa dianggap remeh. Kendati kerap didera kesulitan finansial, Alhilaal berhasil merengkuh gelar juara.
After leading the PETA uprising in Blitar, Supriyadi fled to the jungle and disappeared. It is believed that he was secretly killed by the Japanese as his body is nowhere to be found to this day.
Pada zaman Belanda, peserta gagal mendapatkan SIM tidak hanya karena gagal dalam ujian berkendara, tetapi juga karena pertanyaan penguji yang menjebak.
Jasa sewa mobil jenazah bisa jadi barang mahal bagi mereka yang dilanda duka tapi tak punya dana. Dulu orang terpaksa pakai bis kota sekarang ojek online.
Helicak digadang-gadang sebagai moda transportasi manusiawi untuk menggantikan becak. Namun kemudian kalah bersaing melawan moda transportasi yang lebih baru seperti bajaj.
Berawal dari kepentingan kolonialisme, trem melaju melewati zaman. Hindia Belanda menjadi negeri Asia pertama yang memiliki trem. Pemerintah Indonesia kemudian menghapuskannya.